Pasangan Transeksual Unik yang Bikin Dunia Melongo | Breaktime
Pasangan Transeksual Unik yang Bikin Dunia Melongo
16.06.2015

B’timers tentu pernah dengar ada beberapa orang yang merasa dirinya ‘terperangkap’ dalam tubuh yang salah dan ingin merubah jati dirinya. Sehingga tidak sedikit dari mereka yang melakukan operasi dan menjadi transeksual. Dengan memiliki tubuh yang ‘baru’, tidak sedikit dari para transeksual ini yang akhirnya menemukan cinta sejatinya, seperti berikut ini:

Jamie Eagle dan Louis Davise

Pernikahan Jamie Eagle dan Louis Davise
Pernikahan Jamie Eagle dan Louis Davise

Tidak jauh beda dengan pasangan suami istri lainnya, Jamie Eagle dan juga Louis Davies bertemu, kemudian saling suka, dan saat ini sudah bertunangan. Keduanya sama-sama dipertemukan setelah mengganti kelamin masing-masing.

Jamie Eagle yang lahir sebagai lelaki normal, merasa terjebak dalam tubuh yang salah dan akhirnya mengganti jenis kelaminnya menjadi seorang perempuan di usia 20 tahun. Sedangkan Lous Davise berusia 25 tahun, lahir menjadi sosok perempuan dan saat ini telah berganti menjadi laki-laki.

Arin Andrews & Katie Hill

Siapa yang menyangka ini adalah pasangan transeksual
Siapa yang menyangka ini adalah pasangan transeksual

Arin Andrews & Katie Hill, sekilas terlihat seperti pasangan normal lainnya. Namun ternyata, Katie Hill yang memiliki nama asli Luke adalah seorang laki-laki yang telah berganti kelamin. Sedangkan Arin Andrews atau yang memiliki nama asli Emerald seorang gadis yang memiliki sifat sebaliknya.

Dan mereka berdua memutuskan sesuatu yang mungkin dianggap gila atau out of mind bagi orang disekitarnya. Mereka berdua masing-masing mengganti jenis kelaminnya dan memutuskan untuk bersama.

Felix Laws dan Helen morfitt

Helen Morfitt menggendong Felix law
Helen Morfitt menggendong Felix law

Telah bersama selama 6 tahun, mereka berdua memutuskan kawin lari ke Skotlandia. Dan setelah melalui pertimbangan yang lama dan rumit, akhirnya Felix Laws dan Helen Morfitt memutuskan untuk mengganti kelaminnya pada tanggal 13 September di tahun yang berbeda, kemudian menjadikan 13 September sebagai tanggal pernikahan mereka.

Banyak yang mencela dan mengutuk tindakan mereka. Tapi di luar itu semua, mereka juga berhak mendapatkan kebahagiaan dengan caranya sendiri. Benar kan, B’timers?

Share This Article