Musik Klasik dan Kecerdasan, Apakah Berhubungan? | Breaktime
Musik Klasik dan Kecerdasan, Benarkah Saling Berhubungan?
17.12.2015

Suasana liburan akhir tahun semakin terasa, dengan jumlah kendaraan yang semakin memadati jalanan beberapa hari terakhir. Nah, jika terjebak kemacetan dalam perjalanan menuju ke kantor, apa yang biasanya Anda lakukan, B’timers? Mungkin sebagian akan menjawab, mengambil smartphone dan langsung sibuk menyapa kenalan di dunia maya, atau ada juga yang meraih koleksi CD dari dashboard lalu tenggelam dalam alunan musik rock yang sedang hits saat ini.

Musik memang sudah menjadi bagian dari kehidupan kita. Dan dengan kemajuan teknologi, semakin banyak pula aliran musik yang ada sekarang. Sebagai penggemar musik, tahukah Anda, bahwa kita akan mendapatkan manfaat besar dari hanya mendengarkan musik saja?

Fungsi mendengarkan musik

Saat kita mendengarkan lagu, beberapa bagian dari sel otak akan bekerja. Dan hal tersebut akan meningkatkan kreativitas kita. Masing-masing pribadi akan memilih jenis musik yang berbeda. Mulai dari musik jazz yang tenang, sampai metal yang dipenuhi hentakan dan lirik yang unik.

Meskipun disebutkan mendengarkan musik akan mengganggu konsentrasi kita selama berkendara, banyak yang tetap menggunakan musik untuk obat stress saat berkendara. 

Musik Klasik dan Kecerdasan, Apakah Berhubungan? | Breaktime
Musik klasik bisa memberikan ketenangan

Suka musik klasik =  jenius?

Jika berbicara mengenai musik, salah satu jenis musik yang tidak pernah lekang oleh kemajuan jaman salah satunya musik klasik. Pernahkah Anda mendengar ungkapan bahwa mereka yang menyukai musik klasik termasuk orang yang jenius?

Pada tahun 1993, Dr Gordon Shaw dari University of California, menemukan bahwa tingkat kecerdasan mahasiswa akan meningkat setelah mendengarkan musik klasik. Sedangkan kelompok lain yang mendengarkan aliran musik yang berbeda atau mereka yang tidak mendengarkan musik sama sekali, tidak mengalami perubahan kecerdasan.

Selain itu, dengan mendengarkan musik klasik bisa menjadi sarana Anda untuk belajar bahasa baru. Karena kebanyakan liriknya menggunakan bahasa asing, seperti Italia, Perancis, Spanyol, hingga Latin. Dan berdasarkan penelitian di Northwestern University, kemampuan berbahasa seseorang setelah mendengarkan composisi klasik akan meningkat.

Composer musik klasik ternama

Siapa nama tokoh dari musik klasik yang paling melekat di memori Anda? Banyak yang akan menyebut nama Beethoven. Terkenal dengan karya master piece-nya Symphonie Nm. 9, ternyata tokoh tersebut kehilangan pendengaran tepat ketika menyusun karya terakhirnya. Namun hal itu  tidak menghalangi composer asal Jerman untuk menyelesaikannya.

Yang paling mengenaskan, setelah karyanya rampung, selain dia tidak dapat menikmati setiap alunan musik, dirinya juga tidak menjadi konduktor resmi pada penampilan Symphonie Nm. 9 di Vienna.

Well, dengan mendengar karya-karya Beethoven, adakah yang tahu kapan hari lahirnya, B’timers? 16 Desember 245 tahun yang lalu. Wow! Namun karya-karyanya tetap mendunia,ya? (no)

Share This Article