Mitos-Mitos “Salah” Tentang Kehidupan Seorang Introvert | Breaktime
Mitos-Mitos “Salah” Tentang Kehidupan Seorang Introvert
29.09.2015

Sudah menjadi stereotipe bahwa seorang introvert memiliki kepribadian yang awkward dan sulit bersosialisasi, tidak suka dengan keramaian, bahkan sering tak senang atau tak cocok dengan orang lain. Mungkin B’timers juga punya sudut pandang bahwa introvert memang lebih pintar dan kreatif daripada ekstrovert. Nah, tahukah Anda? Sebenarnya selama ini kita telah mempercayai mitos seputar introvert yang ternyata salah! Hm, apa sajakah itu?

Semua introvert adalah pemalu, dan semua orang pemalu adalah introvert

Sebenarnya, ini adalah anggapan yang keliru. Rasa malu muncul karena ketidaknyamanan dan kegelisahan saat harus berinteraksi sosial. Sementara, banyak introvert yang bukan pemalu, mereka merasa percaya diri di tengah banyak orang, namun memang lebih senang menghabiskan waktu sendiri untuk menyeimbangkan energi yang harus mereka keluarkan saat berinteraksi sosial.

Introvert tidak suka berada dekat dengan orang lain

Introvert memang lebih senang menghabiskan waktu sendiri dibandingkan ekstrovert, namun pandangan bahwa mereka antisosial itu salah. Mereka hanya menikmati interaksi sosial dengan cara yang berbeda dengan ekstrovert. Introvert lebih senang diam dan mengamati keadaan di sekitarnya, yang menurut ekstrovert ini sama sekali tidak seru dan tidak menyenangkan.

Introvert tak bisa menjadi pemimpin atau public speaker

Mungkin introvert terkesan pendiam, namun banyak introvert yang sukses menjadi pemimpin, pandai berbicara di depan publik, serta menjadi sorotan dunia. Sebagai contoh, sebut saja Bill gates, Abraham Lincoln, dan Gandhi yang merupakan introvert. Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Jurnal Academy of Management, introvert dapat bekerja dalam tim lebih baik daripada ekstrovert.

Introvert sama seperti ekstrovert, namun punya cara berbeda mengekspresikan diri
Introvert sama seperti ekstrovert, namun punya cara berbeda mengekspresikan diri

Introvert punya lebih banyak kepribadian yang negatif

Hanya karena introvert memang lebih suka sendiri, mereka sering dipandang memiliki kepribadian yang negatif atau depresif. Padahal, introvert memang suka dengan kesendirian. Sementara, ekstrovert akan merasa sedih dan depresi saat harus menghabiskan waktu sendiri di tempat yang terlalu sepi dan tenang.

Introvert lebih intelektual atau kreatif daripada ekstrovert

Seorang introvert memang cenderung pendiam, namun bukan berarti introvert selalu lebih pandai dan kreatif daripada ekstrovert. Ekstrovert juga cerdas dan kreatif, selain itu ide-ide terbaik mereka seringkali muncul justru saat mereka sedang berada dalam momen dan pikiran yang lebih reflektif atau introvert.

Mudah menilai seseorang merupakan introvert atau ekstrovert

Ini sebenarnya cukup sulit dilakukan. Sebab, introvert bisa bersikap dan menunjukkan kepribadian ekstrovert saat tengah melakukan interaksi sosial. Tetapi, meski mereka terlihat sangat menikmati interaksi dan aktivitas sosial, mereka nantinya harus menghabiskan waktu sendirian untuk recover, menenangkan diri dan mengembalikan energi.

So, pada dasarnya introvert sama seperti ekstrovert, juga senang bersosialisasi dan berada di tengah kerumunan atau keramaian. Namun, mereka melakukannya dengan cara yang berbeda dengan ekstrovert. That’s it. Bagaimana dengan Anda? Apa B’timers termasuk ekstrovert atau introvert?

Share This Article