Merasa Takut Sendiri Apa Yang Terjadi Pada Kita? | Breaktime
Merasa Takut Sendiri, Sebenarnya Apa Yang Terjadi Pada Kita?
09.12.2015

Beberapa orang sering merasa cemas saat membayangkan orang-orang yang kita sayangi nantinya akan meninggalkan kita. Entah itu orang tua kita karena usia tua, atau mungkin pasangan yang karena kondisi mengharuskan mereka pergi dari hidup kita.

Sebenarnya apa yang Anda khawatirkan sebenarnya? Dalam kesendirian sekalipun, kita masih bisa menikmati hidup. Pergi ke kafe sendirian dan Anda tidak perlu takut cara makan Anda mengganggu seseorang. Atau pergi nonton ke bioskop, Anda bebas memilih film yang ingin ditonton tanpa harus berdebat panjang dengan teman kencan terlebih dahulu.

Well, kita sebagai makhluk sosial memang wajar takut akan kesendirian. Tapi sebenarnya ‘being alone’ tidak seburuk yang kita bayangkan kok, B’timers!

Ada yang lebih parah dari kesendirian

Apa yang bisa lebih parah dari kesendirian? Terjebak dalam suatu hubungan yang tidak sehat. Ya, siapa yang mampu bertahan jika hubungan yang dibina selama ini mulai memunculkan berbagai macam pertengkaran. Memaksakan untuk terus bersamanya juga merupakan satu kesalahan. Jadi, jika memang harus, tidak masalah untuk berpisah dan hidup dalam kesendirian, kan?

Sedih memang, ketika menyadari kita sendiri tanpa seseorang yang dapat diandalkan. Tapi ingat, bukan hanya Anda seorang yang mengalami hal tersebut. Dan jika orang lain dapat mengatasinya, mengapa Anda tidak?

Merasa Takut Sendiri Apa Yang Terjadi Pada Kita? | Breaktime
Ketika sendiri, kita bisa lebih mengeksplorasi berbagai hal baru

Temukan aktivitas baru

Mungkin selama ini Anda merasa dunia berakhir ketika seorang sahabat sejak kecil memutuskan untuk memulai hidup di luar negeri. Anda merasa tidak ada lagi hal yang bisa dilakukan seorang diri.

Kata siapa? Anda tinggal menemukan hobi baru, yang selama ini tidak pernah terpikirkan. Dengan begitu, selain bisa menyalurkan bakat terpendam, kita juga dapat menambah temah baru.

Anda bisa mengikuti kegiatan sosial untuk membantu mereka yang tengah dilanda musibah. Selain ikut meringankan beban orang lain, dengan demikian Anda juga semakin mengerti arti kebahagiaan sebenarnya.

Jika Anda tidak gampang bersosialisasi dengan orang baru, disarankan pergi ke penampungan hewan. Bermain dengan hewan-hewan di sana juga bisa mengobati kesedihan Anda setelah ditinggal seseorang. Terkadang anjing atau kucing justru memberikan kita lebih banyak perhatian dibanding manusia, loh.

Abaikan pendapat orang lain

Hidup bersosial membuat banyak pasang mata memperhatikan Anda. Tak jarang mereka menanyakan alasan mengapa Anda kembali sendiri. Tapi satu hal, jangan pernah ambil pusing tentang pendapat orang lain tentang kehidupan Anda. Toh, mereka tetap akan mempermasalahkannya seandainya Anda mulai kembali berkencan.

So, B’timers, tanamkan di dalam benak, bahwa yang terpenting di sini adalah kebahagiaan Anda sendiri. Selama kita mampu menjalani hari-hari dengan baik, tak perlu bingung mencemaskan apa yang akan orang pikirkan tentang diri kita. And, being alone? Kenapa tidak. Sesekali  kita juga memerlukan waktu untuk diri sendiri, kan?

Share This Article