Menolak dengan Halus? Begini Cara yang Tepat! | Breaktime
Menolak dengan Halus? Begini Cara yang Tepat!
23.03.2016

Setiap hari, kita pasti sering berkata “tidak” kepada orang-orang yang mungkin menyampaikan permintaan pada Anda. Anda sadari atau tidak, memberi penolakan sedikit banyak tetap meninggalkan rasa kecewa pada orang tersebut. Lalu, mungkin tidak sih, menolak dengan halus tanpa menimbulkan rasa terluka? Berikut saran dri 5 ahli tentang tips how to say ‘no’ yang dianggap tepat.

Selipkan candaan

Menurut Julie Klam, penulis dan motivator, menolak sehalus apapun akan tetap membuat seseorang kecewa. Namun untuk meminimalisir perasaan terluka yang mendalam, ada baiknya jika menyelipkan candaan saat Anda ingin menolak permintaan seseorang. Humor atau candaan bisa meredakan rasa canggung dan cepat dalam mengalihkan pembicaraan.

Menolak dengan Halus? Begini Cara yang Tepat! | Breaktime
Bercanda akan membuat orang tertawa dan melupakan rasa kecewa

Artinya, saat Anda bergurau, dia akan tertawa lalu mulai melupakan hal yang telah membuatnya kecewa lantaran permintaannya tidak disetujui. Tidak ada salahnya untuk membuat seseorang tersenyum, terutama ketika Anda telah menyampaikan berita mengecewakan.

Jangan melebih-lebihkan alasan

Darcy Lockman, Ph.D. yang merupakan seorang psikolog di New York mengungkapkan bahwa jika Anda memang ingin menolak dengan halus permintaan seseorang, Anda tidak perlu melebih-lebihkan alasan Anda menolak. Jangan bertindak seolah-olah Anda satu-satunya orang yang diharapkan. Jangan menambah kekecewaan orang lain dengan sifat tinggi hati Anda, ya!

Berikan pujian

Dengan cara ini, kemungkinan seseorang tak merasa kecewa setelah ditolak masih mungkin terjadi. Misalnya, seorang penyanyi musikal, misal si A, menawarkan dirinya mengambil alih suara tenor, sementara dirinya sebenarnya lebih menguasai suara bariton. Daripada menolak dengan tegas dan membuatnya kecewa atau bahkan malu, akan lebih baik jika Anda melakukan penolakan dengan pujian.

Menolak dengan Halus? Begini Cara yang Tepat! | Breaktime
Pujian mampu membangkitkan semangat positif

Maksudnya, Anda bisa mengatakan kepada pria tersebut bahwa kelompok musikal Anda akan kehilangan nyawa jika si A tidak membawakan suara baritonnya yang luar biasa. Katakan bahwa kelompok musik Anda benar-benar berharap si A tetap berada di posisinya. Nah, dengan dipuji dan diberi kepercayaan, si A akan melupakan keinginannya tanpa kecewa dan mungkin semakin bekerja keras untuk tetap menjadi yang terbaik.

Bagaimana, B’timers? Anda setuju dengan cara menolak dengan halus tanpa meninggalkan rasa kecewa yang berlebihan? (nap)

Share This Article