Mana yang Lebih Baik, Memegang Kemudi dengan Kuat atau Rileks? | Breaktime
Mana yang Lebih Baik, Memegang Kemudi dengan Kuat atau Rileks?
21.05.2015

Seperti halnya duduk di kursi dalam ruangan, duduk di belakang setir juga punya posisi-posisi yang tepat lho, B’timers. Apabila mengendarai mobil dengan posisi mengemudi yang salah, maka selain punggung dan bahu akan terasa sakit atau nyeri, bisa juga memicu terjadinya kecelakaan.

Memang terkesan sepele dan tidak membutuhkan pelatihan, namun tentunya apabila B’timers mengetahui posisi-posisi yang benar ketika mengemudikan kendaraan, maka segala hal yang tidak diinginkan juga dapat dihindari.

Khususnya untuk memegang setir atau roda kemudi, ada banyak macam gaya yang dipakai. Mulai dari yang bergaya membungkuk dengan kedua lengan menempel pada setir sampai dengan mencengkeram erat-erat roda kemudi.

Ternyata, tidak dibenarkan apabila memegang roda kemudi hanya berdasarkan kenyamanan saja. Saat menyetir, dianjurkan untuk memegang roda kemudi dengan rileks tanpa harus mencengkeram kuat-kuat. Cukup kendalikan mobil dengan santai dan pegang kemudinya tanpa harus menggunakan tenaga penuh.

Posisi yang baik untuk memegang setir adalah kedua tangan harus berada di posisi jam 9 dan jam 3 atau dapat dikatakan sejajar. Tidak disarankan sama sekali untuk meletakkan kedua tangan di bagian bawah atau atas setir. Karena jika pengemudi kaget, maka secara spontan ia tidak akan bisa mengendalikan setir dengan benar.

Posisikan tangan dengan tepat saat mengemudi
Posisikan tangan dengan tepat saat mengemudi

Dalam posisi mengemudi, selain tidak dianjurkan untuk mencengkeram roda kemudi, ibu jari juga disarankan untuk berada di bagian terluar dari setir sebagai tumpuan pengendalian. Hal ini bertujuan untuk menghindari masalah ketika pengemudi sedang melakukan manuver saat berputar arah dan menikung.

Untuk siku, B’timers dapat memposisikan siku dengan membentuk sudut 110 hingga 115 derajat. Hal ini bertujuan agar tangan lebih rileks dan dapat secara refleks engendalikan setir ketika dalam kondisi darurat.

Selain posisi tangan ketika mengemudi, banyak posisi lain yang juga perlu diperhatikan, seperti duduk harus tegap, kaki membentuk sudut 110-120 derajat, serta kepala harus tegak agar tidak menemui blindspot ketika mengemudi.

Bagaimana B’timers, masih ingin menyetir dengan gaya yang keliru? Jangan diteruskan ya, drive safely!

Share This Article