Leaders, Kurangi Punya Sifat Jelek Ini Ya! | Breaktime
Leaders, Kurang-Kurangin Punya Sifat Jelek Ini Ya!
04.01.2016

Mmebuka usaha menjadi tren yang berkembang di kalangan anak muda akhir-akhir ini. Jika B’timers termasuk dalam pengusaha muda yang sukses, Breaktime mengucapkan selamat atas kesuksesan Anda. Namun kadang B’timers pernah menemui kondisi dimana tim Anda tidak bekerja secara maksimal. Modal dan sumber daya menjadi hal yang krusial bagi pengusaha sehingga pengusaha harus memutar otaknya, sayangnya tim Anda tidak mendukung sepenuhnya dan berakibat produktivitas tim kurang memenuhi target Anda. Apa yang salah ya? Hmm.. Mungkin B’timers secara tidak sadar punya kebiasaan buruk ini, nih!

  • Terlalu Mendetail

Mengatur pekerjaan terlalu mendetail akan menguras waktu Anda dan tim sangat banyak. B’timers hanya akan berfokus pada bagaimana sebuah rencana menjadi sempurna hingga memperhatikan detailnya. Sayangnya sifat seperti ini kurang cocok untuk menjadi seorang pengusaha. Anda harus segera bertindak agar segera mendapatkan hasilnya. Apapun hasilnya jadikan hal tersebut sebagai proses belajar Anda dan tim.

  • Target Tidak Jelas

Leaders, Kurangi Punya Sifat Jelek Ini Ya! | Breaktime
Pastikan Target Anda dalam Genggaman Anda

Rencana bole tidak sempurna dibuat, namuan bukan berarti B’timers tidak memiliki target yang jelas. Jika tim Anda mengetahui dengan pasti apa yang menjadi target B’timers, tentunya tim akan memikirkan bagaimana bisa mencapai target tersebut. Masing-masing otak akan bekerja untuk memenuhi ekspektasi yang telah Anda buat sebelumnya.

  • Kurang Tegas dalam Mengambil Keputusan

Leaders, Kurangi Punya Sifat Jelek Ini Ya! | Breaktime
Kalau Leadernya bingung, Anggotanya apa lagi ?

Selama rencana dijalankan tentunya ada masalah yang menghadang B’timers. Ketika tim menanyakan kepada Anda bagaimana jalan keluar atau hal apa yang harus mereka lakukan, segera berikan jawaban yang menurut Anda terbaik untuk mengatasi masalah tersebut. Hindari menggantungkan jawaban karena masalah akan lebih lama diselesaikan dan produktivitas tim Anda terpotong hanya gara-gara menunggu keputusan dari pemimpinnya.

  • Mengabaikan Kemampuan Masing-masing Individu

Kemampuan setiap individu berbeda-beda. B’timers sebagai leader harus memahami traits dan kebiasaan masing-masing anggota tim Anda. Anda tidak mungkin kan menempatkan orang yang ahli marketing di pekerjaan yang bersifat teknikal. Dengan mengetahui kemampuan masing-masing, B’timers akan lebih mudah menempatkan mereka di bidang yang mereka kuasai. Tentunya produktivitas tim akan bertambah dan pekerjaan menjadi lebih singkat.

  • Menguasai Pekerjaan Sendiri

Leaders, Kurangi Punya Sifat Jelek Ini Ya! | Breaktime
Pelajari teknik mendelegasikan Orang

Kalau B’timers merasa mampu mengerjakan semuanya sendiri, lalu apa guna tim yang Anda bentuk ? Dengan membagi tugas kepada anggota tim, pekerjaan lebih cepat diselesaikan. Jangan ragu untuk mengajari anggota Anda dalam menyelesaikan pekerjaan. Toh ilmu Anda tidak akan berkurang hanya karena mengajari beberapa orang di dunia ini. Belajarlah untuk mempercayai tim Anda.

Apa Anda memiliki salah satu dari kelima kebiasaan tersebut ? Atau mungkin semuanya? Wah, B’timers harus belajar mengurangi kebiasaan buruk tersebut dan mulai mempercayai tim Anda. Niscaya bisnis B’timers akan lebih produktif dan lancar mencapai kesuksesan yang Anda impikan. Semoga sukses! (ft)

Share This Article