Kisah Sukses Presiden Direktur Auntie Anne’s | Breaktime
Kisah Sukses Presiden Direktur Auntie Anne’s
12.09.2017

Berbagai kisah inspiratif di berbagai penjuru dunia tentunya sudah banyak berseliweran dan memotivas Anda untuk meraih kehidupan yang lebih baik. Mayoritas kesuksesan bisnis diraih oleh mereka yang benar-benar melakukan jerih payah dari nol, memulai sendiri usaha mereka dari dasar ketika belum memiliki apa-apa sama sekali. Uniknya, cukup jarang yang memanjat anak tangga kesuksesan ketika memulai dari level menengah. Comfort zone seringkali menjadi jebakan tersendiri sehingga orang-orang terbiasa menjadi karyawan dan enggan menantang diri sendiri dengan menjajal pekerjaan yang sama sekali berbeda untuk meningkatkan kualitas hidup mereka. Pernahkah B’timers terbayang bahwa seorang bartender bisa merangkak naik ke posisi presiden direktur?

Ialah Heather Neary, wanita berusia 42 tahun, yang baru saja menduduki jabatan presiden direktur di perusahaan kudapan ternama Auntie Anne’s. Perusahaan yang bergerak di bidang bisnis kuliner ini tak hanya terkenal dengan aneka olahan produk pretzel yang sudah melegenda, namun juga aneka saus dan minuman ringan serta Pretzels & More Homemade Baking Mix. Perusahaan tersebut pertama kali didirikan oleh Anne F. Beiler pada tahun 1988 ketika Heather Neary masih berusia remaja. Heather tumbuh di kawasan peternakan di Lancaster County, Pennsylvania, daerah yang sama dengan tempat dimulainya bisnis Auntie Anne’s.

Baca Juga Artikel :
Berita Terbaru
Apa Kata Meja Kerja Tentang Kepribadian Anda

Masa kecilnya di lingkungan peternakan membuat Heather bercita-cita menjadi istri peternak karena ia menikmati kegiatan memberi pakan binatang ternak. Meski akhirnya bersedia berkuliah dengan dorongan orangtuanya, Heather masih tidak memahami betapa pentingnya mendapatkan gelar dan memilih karirnya sendiri. Sempat berpindah-pindah Universitas dari Universitas La Salle, Harrisburg Area Community College, lalu lulus dengan gelar Sastra Inggris dari Universitas Millersville, Heather mengaku bahwa dirinya lulus di usia 24 tahun karena terlalu sibuk bersenang-senang semasa kuliah. Setelah diancam tak akan lagi dibiayai oleh orangtuanya, Heather susah payah menamatkan kuliahnya dan mulai mencari uang sendiri. Ketika kebanyakan teman-teman di kampusnya lulus sejak usia 22 tahun, Heather menghabiskan waktunya untul menjadi pelatih renang, pelatih tim hoki, bahkan bekerja sebagai bartender untuk memenuhi biaya kuliah yang tak lagi dikirim oleh orangtuanya. Setelah lulus pada Mei 1999, Heather pindah ke San Diego, California bersama bekas teman sekamarnya di Universitas, tanpa memiliki bayangan apapun untuk karirnya di masa depan. 

Kisah Sukses Presiden Direktur Auntie Anne’s | Breaktime
Raksasa kuliner Auntie Anne’s ternyata menyimpan rahasia sukses Heather Neary

Merasa telah mengambil langkah besar dalam hidup dengan hidup mandiri tanpa tunjangan dari keluarganya, Heather kemudian bekerja sebagai pelayan bar untuk memenuhi kebutuhan hariannya sembari melamar pekerjaan di berbagai tempat. Saat itu, Heather belum terbayang apakah ia ingin menghabiskan 12 jam waktunya seharian untuk bekerja di kantor ataukah bebas menentukan jadwalnya sendiri.

Baca Juga Artikel :
Berita Terbaru
Bosan Dengan Hidup? Coba Lakukan Cara Ini!

Setelah mengawali karir di berbagai media cetak dan penerbitan di New York, Heather memutuskan berkeluarga dan menjalani hubungan jarak jauh dengan suaminya dipindahtugaskan ke Jepang. Alih-alih merasa nyaman dengan pekerjaannya saat itu di bidang penerbitan, Heather tergelitik untuk memulai karir di bidang marketing, meski hal tersebut ebrarti bahwa dirinya harus memulai dari entry level. Dengan suami yang sepenuhnya mendukung perkembangan karirnya meski dengan gaji yang awalnya tak seberapa, Heather mulai merangkak naik dari posisi sekretaris hingga merasakan langsung serunya menjadi tenaga marketing.

Keputusannya untuk pindah ke Auntie Anne’s awalnya disesali oleh Heather. Setelah melepas pekerjaan di pusat kota New York, Heather merasa bahwa keputusannya untuk ke kampung halamannya di Pennsylvania untuk bekerja di Auntie Anne’s merupakan suatu kesia-siaan. Menduduki posisi sebagai marketing manager di penghasil pretzel ikonik tersebut tidak menjadikan Heather merasa nyaman dengan posisi karirnya saat itu. Pada usia 31 tahun, Heather memutuskan untuk mengambil kuliah pascasarjana untuk mendapatkan gelar MBA dan membantunya meniti karir ke jenjang yang lebih tinggi. Meski merasa membuang waktu dan menyiakan kesempatan untuk fokus ke karir, Heather akhirnya berhasil memperoleh gelar MBA dan ditawari posisi CMO (Chief Marketing Officer) di Auntie Anne’s.

Baca Juga Artikel :
Berita Terbaru
Anti Stress, Begini Cara Meditasi Yang Benar!

7 tahun menjadi CMO di restoran franchise tersebut belum membuat Heather puas. Hingga pada tahun 2015 dan berusia 40 tahun, Heather sempat kecewa dengan dirinya sendiri karena tak bisa menduduki posisi manajerial yang lebih tinggi. pada November 2015, Heather mendapatkan tawaran dari sang pesohor Auntie Anne’s yakni Anne Beiler untuk menjadi presiden direktur perusahaan. Heather emrasa bahwa perjalanan karirnya hingga berada di puncak saat ini sebenarnya telah dipupuk oleh ketekunannya sejak mengawali karir di bisnis pelayanan dan jasa ketika menjadi bartender di usia 20-an.

Meski bermula tak memiliki pandangan apa-apa tentang karir B’timers, teruslah bermimpi seperti Heather dan wujudkan perlahan dengan pantang menyerah. (dee)



artikel kompilasi
related img
icon maps
BORNEO
TRAVEL GUIDE
related img
icon maps
BORNEO
TRAVEL GUIDE
related img
icon maps
BORNEO
TRAVEL GUIDE