Kidal Berpengaruh terhadap Tumbuh Kembang Anak? | Breaktime
Kidal Berpengaruh terhadap Tumbuh Kembang Anak?
13.08.2017

Tahukah B’timers bahwa 13 Agustus ini merupakan Hari Kidal Internasional? Hari ini didedikasikan khusus bagi orang-orang bertangan kidal yang sering mendapatkan diskriminasi dari mayoritas right-handed. Selain banyaknya perbedaan yang dirasakan para left-handed di dunia yang dipenuhi orang non-kidal dan fasilitas publik tidak mendukung tangan kidal mereka, baru-baru ini terdapat riset yang menunjukkan bahwa para left-handed people rentan terhadap risiko beberapa penyakit tumbuh kembang.

Dilansir dari CNN, selain pengaruh genetika, terdapat beberapa faktor yang menyebabkan seorang anak terlahir menjadi kidal. Sebuah penelitian yang dilakukan di Inggris membuktikan bahwa ketika seorang Ibu mengalami stress semasa hamil, sang anak cenderung akan tumbuh menjadi left-handed. Anak kembar rupanya memiliki kemungkinan lebih besar untuk menjadi kidal. Anak kidal sering disalahpahami memiliki kecerdasan otak kanan karena kebanyakan right-handed people cenderung menggunakan otak belahan kanan untuk memproses informasi. Nampaknya, handedness tak memiliki pengaruh terhadap kecerdasan apalagi belahan otak yang lebih sering digunakan. Lalu bagaimanakah dampaknya terhadap kesehatan dan tumbuh kembang anak?

Sebuah studi dari Universitas Yale pada tahun 2013 membuktikan bahwa anak kidal memiliki risiko lebih besar untuk mengidap penyakit psikotik seperti schizophrenia. Penelitian lainnya pada tahun 2017 di Skotlandia menunjukkan bahwa karena orang kidal cenderung memiliki brain lateralization yang berbeda dengan mayoritas orang right-handed. Dampaknya, anak kidal akan tumbuh dengan kemampuan otak memproses ketakutan dan amarah secara berbeda sehingga memiliki risiko PTSD (Post-Traumatic Stress Disorder) yang lebih besar. Beberapa penyakit lainnya yang cenderung menjangkiti anak kidal ialah radang usus, penyakit imun myasthenia gravis, serta celiac disease dengan gejala berupa jaringan tubuh yang menyerang diri sendiri. Anak kidal juga berpotensi mengalami gangguan tidur karena kecenderungannya untuk terjangkit PLMD (Periodic Limb Movement Disorder) alias gangguan gerak tubuh periodik. Apakah dampak negatif kidal tersebut juga berpengaruh terhadap classroom performance anak di sekolah?

BACAJUGA:1

Kidal Berpengaruh terhadap Tumbuh Kembang Anak? | Breaktime
Benarkah anak kidal cenderung tertinggal dalam proses belajar di sekolah?

Penelitian di tahun tahun 2009 di Australia mendapati bahwa anak kidal cenderung menunjukkan performance yang jauh lebih buruk di sekolah, dibandingkan dengan mayoritas anak right-handed. Penampilan buruk tersebut meliputi keterampilan motoric halus dan kasar, kemampuan bersosialisasi, kekayaan kosakata, hingga kemampuan membaca dan menulis. Karena cenderung menggunakan fungsi otak mereka secara berbeda, anak kidal berpotensi mengalami gangguan belajar dan gangguan tum buh kembang. Beberapa penelitian turut memberi sumbangan bukti bahwa terdapat relevansi antara menjadi left-handed dengan risiko mengalami disleksia, gangguan suasana hati, serta hyperactivity.

BACAJUGA:2

Tapi jangan khawatir, B’timers. Alih-alih “terkutuk” dengan kelemahan psikis dan biologis, anak kidal sebaiknya dipahami sebagai manusia biasa yang memiliki biological diversity. B’timers harus melihat left-handedness anak kidal Anda sebagai suatu hal unik yang tak perlu diubah. Hingga benar-benar terdapat hasil penelitian laboratorium yang menunjukkan adanya gangguan kesehatan dan tumbuh kembang pada anak kidal Anda, Anda tak perlu berkecil hati.

BACAJUGA:3

Di balik berbagai gangguan kesehatan dan tumbuh kembang yang mengintai si kidal, terdapat penelitian lain yang tak kalah menarik yang menunjukkan bahwa left-handed people memiliki kecerdasan spasial yang lebih tinggi serta potensi unggul dalam aktivitas olahraga seperti tenis atau basket. Ketika terkena brain injury, orang kidal juga cenderung mengalami proses penyembuhan gangguan berbicara yang lebih cepat daripada right-handed people. Artinya apa nih, B’timers? Selain bersyukur, perlakukan anak Anda sesuai apa adanya mereka dan jangan diskriminasi hanya karena mereka kidal. Happy International Lefthanders Day! (dee)



artikel kompilasi
related img
LIVE
YOUR LIFE
related img
LIVE
YOUR LIFE
related img
LIVE
YOUR LIFE