Keseringan Nonton Film Porno = Membahayakan Mental? | Breaktime
Keseringan Nonton Film Porno = Membahayakan Mental?
05.10.2015

Ketika smartphone ada di tangan, kira-kira situs apa sih yang sedang booming diakses selain jejaring sosial media? Well, jangan kaget kalau situs pornografi seperti Pornhub memiliki traffic pengunjung yang makin tinggi.

Di tahun 2010 lalu, penonton setia Pornhub dari kalangan pemakai Android hanya berjumlah 3%, 9% dari iOS, dan 88% dilakukan oleh PC dan OS lain. Namun, di tahun 2015 penonton Pornhub dari kalangan Android naik menjadi 32%, PC dan OS lain 37%, dan penikmat dari kalangan iOS  merangkak naik menjadi 31%. Mengejutkan sekali, bukan?

Dampak psikologis nonton film porno

Fenomena ini tentunya bikin B’timers bertanya-tanya, adakah dampak psikologis menikmati pornografi mobile semacam ini? Well, Russel Friedman, Executive Dorector of The Grief Recovery Institute mengungkap fakta yang tergolong unik. Ia melakukan studi pada lebih dari 400 pria lajang maupun sudah menikah.

Hasilnya, mereka yang masih berstatus lajang ternyata lebih aktif nonton film porno 3 sampai 5 kali dalam seminggu. Dan ketika diamati secara psikologis, orang yang aktif nonton film porno lebih mudah mengalami depresi dan kecewa saat menjalin hubungan secara nyata.

Nonton film porno bisa memicu depresi berlebihan
Nonton film porno bisa memicu depresi berlebihan

Penelitian yang dilakukan Friedman ini memang ada benarnya. Sebab, Pornhub juga mengungkap bahwa penonton video porno mereka terbesar berasal dari kalangan anak muda yang berusia 18-24 tahun dengan prosentase 36,3%.

Selain memicu depresi, Dr. Eileen Vizard , seorang konsultan anak dan psikiater remaja mengungkap bahwa keseringan nonton film porno bisa mengakibatkan kerusakan otak, lho. Bahkan, kerusakan ini bisa terjadi dalam waktu jangka panjang dan cukup sulit untuk diatasi.

Menurut Vizard, penikmat film-film porno akan tertarik untuk merealisasikan apa yang ditontonnya. Tak heran bila mereka kerap melakukan tindak pelecehan pada kaum perempuan atau bahkan anak-anak demi merasakan sensasi nyata dari fantasi film porno.

Meski begitu, ada pula sekelompok remaja yang mengaku tidak merasakan dampak negatif keseringan nonton film porno. Namun, dalam dunia psikologi sendiri keadaan ini juga tak kalah mengkhawatirkannya sebab mereka bisa mengalami mati rasa dan akan mempengaruhi kesehatan reproduksinya nanti bila berumah tangga.

Bagaimana dengan B’timers? Situs apakah yang paling sering dikunjungi? Pastikan Anda membekali diri dengan informasi sarat manfaat dan bukan hanya eksploitasi tubuh dan seks semata, ya!

Share This Article