Kenali Sifat Teman Palsu yang Bisa Jadi Bumerang | Breaktime
Kenali Sifat Teman Palsu yang Bisa Jadi Bumerang Bagi Anda
26.11.2015

Siapa yang ingin punya pengalaman berkawan dengan “teman palsu”? Tipe teman semacam ini sangat pandai menyembunyikan sifat aslinya Mereka sangat lihai untuk memasang wajah manis di depan Anda, tapi juga tak kalah licik dari ular untuk menebar bisa di belakang Anda. Yes, they are frightening!

Oleh karena itu, sebelum Anda terjebak berteman dengan mereka dan merasakan nightmare-nya pertemanan yang tak seharusnya, kenali ciri-ciri teman palsu berikut ini, yuk!

  • Minta diistimewakan

Teman palsu identik dengan sifat egois mereka yang mendominasi. Sifat egois tersebut sering membutakan mereka dan menggap dirinya spesial dan berhak diperlakukan istimewa. Mereka bahkan tak ragu untuk menyuruh Anda melakukan ini dan itu yang sebenarnya bukan kewajiban B’timers untuk melakukannya.

  • Suka mengubah rencana

B’timers pastinya jengkel dengan orang yang kerap mengubah janjian, bukan? Yap, itulah salah satu karakter teman palsu. Mereka kerap mengubah janji, bahkan tanpa mengucap kata maaf. Baginya, perasaan Anda bukanlah satu hal terlalu penting untuk dianggap.

Kenali Sifat Teman Palsu yang Bisa Jadi Bumerang | Breaktime
Teman palsu susah untuk menjadi pendengar yang baik
  • Meremehkan Anda

Teman palsu biasanya hanya tertarik bercerita seputar dirinya sendiri. Ia tak tertarik menggali informasi apapun tentang B’timers karena Anda dianggap terlalu membosankan. Selain itu, ia juga jarang mau mendengarkan cerita dan keluh kesah Anda. Alih-alih mau mendengar, ia justru sibuk dengan bercerita hidupnya sendiri yang bikin B’timers jengah bertumpuk-tumpuk.

  • Bikin Anda rendah diri

Teman yang palsu juga kerap membuat Anda terlihat bodoh dan tak pantas berkawan dengannya. Ia selalu saja mencari-cari kekurangan Anda sebagai teman dan bikin B’timers minder. Percayalah, orang seperti ini sangat tak layak dipertahankan sebagai sahabat.

  • Tak bisa memahami jalan pikir Anda

Sahabat sejati memang tak selalu harus mengikuti logika berpikir Anda. Namun, minimal mereka bisa memahami alur pikir Anda dan tidak mudah judgmental atas semua ide dan pendapat Anda. Sayangnya, teman palsu tak akan mau repot-repot memahami logika berpikir Anda dan malah dengan entengnya mengganggap Anda invalid, aneh, dan sulit dipahami.

Nah, coba amati baik-baik karakter teman yang selama ini dekat dengan Anda. Adakah beberapa tanda-tanda di atas terdapat pada karakter mereka? Waspadalah, sebab mereka bisa jadi bumerang bagi Anda kapan saja! (vsc)

“Real friends say good things behind your back and bad things to your face.”

Share This Article