Kenali Diri Sendiri Untuk Sembuhkan Trauma | Breaktime
Kenali Diri Sendiri Untuk Sembuhkan Trauma
19.08.2017

Trauma adalah bagian tersendiri dalam hidup seseorang dan tiap orang memiliki trauma yang berbeda. Ada yang trauma saat dimarahi orang tua atau gurunya, bercerai, putus dengan kekasih, kalah dalam kompetisi, dan lain-lain. tidak ada parameter apalagi alat untuk membandingan trauma yang Anda alami dengan orang lain karena trauma bukanlah sebuah kompetisi dan seharusnya bisa di atasi.

Trauma sebenarnya masih sulit dipahami hingga kini karena setiap orang mempunya persepsi masing-masing. Tapi, fakta yang ditemukan di Amerika, sekitar 70% orang mengalami trauma dan 20% berkembang menjadi PTSD (post-traumatic stress disorder). Terlepas dari pengalaman traumatis yang Anda alami, penting untuk mengenal diri Anda sendiri.

Baca Juga Artikel :
Berita Terbaru
Kidal Berpengaruh terhadap Tumbuh Kembang Anak?

Anda tidak perlu membandingkan kejadian yang Anda alami dengan orang lain. Ingat, Anda dan orang lain menjalani kehidupan yang berbeda dan tidak bisa di sama-kan. Jika Anda sedang mengalami peristiwa yang traumatis, maka itu sah-sah saja. Tapi, jika semua peristiwa yang tidak beres dalam hidup Anda anggap sebagai pengalaman traumatis, berarti Anda sedang mendramatisir hidup Anda sendiri. 

Kenali Diri Sendiri Untuk Sembuhkan Trauma | Breaktime
Selalu ada orang yang peduli dengan Anda

Makanya, Anda perlu sadar diri dan tanamkan dalam diri bahwa semua peristiwa yang terjadi termasuk yang mengerikan sekali pun, akan menjadi sebuah kenangan and you’ll stronger than before.

Pernah mendengar kalimat ‘What doesn’t kill you makes you stronger’? Terdengar klise, tapi ada benarnya. Sayangnya, kalimat motivasi tersebut tidak menjelaskan bagaimana harus bertahan dan melewati traumatis yang dialami. Sebagian orang akan semangat untuk melewati dan mengalahkan trauma mereka sementara yang lain justru ‘tenggelam’ dan tidak terselamatkan.

Jadi inilah daftar yang harus dilakukan untuk memulihkan jiwa Anda dan membuat Anda lebih kuat dari sebelumnya!

Baca Juga Artikel :
Berita Terbaru
Cara Ini Ampuh Ajarkan Kebudayaan Pada Anak!

Fleksibel terhadap kehidupan. Semakin cepat Anda menyadari bahwa hidup tidak selalu berjalan seperti yang direncanakan, semakin tangguh Anda nantinya. Ini bukan berarti Anda harus berhenti membuat rencana dan pasrah terhadap kehidupan. Bukan seperti itu, B’Timers. Ada sebuah titik atau garis pembatas antara ekspektasi dengan kenyataan yang akan terjadi dan Anda harus aware terhadap hal itu.

Kurangi stress. Ciri orang yang tangguh adalah tahu bagaimana mengatasi emosi mereka baik saat dalam keadaan trauma sekali pun. Cari tahu metode pelepas stress yang cocok untuk Anda misalnya menulis dalam catatan harian, terapi, meditasi, dan lain-lain. Tahu cara mengatasinya akan menolong Anda dalam menghadapi trauma. Memang butuh waktu serta trial and error, tapi, begitu Anda menemukan yang cocok, manfaatnya akan sangat terasa.

Jangan tolak bantuan. Ketika Anda mengalami kesulitan, kemungkinan besar ponsel Anda akan terus berdering atau orang-orang terdekat Anda menjadi lebih perhatian. Jangan mendorong mereka pergi meskipun kesannya berlebihan, tapi hey, Anda tidak perlu berpura-pura sedang tidak dalam masalah dan bahagia. Justru bantuan terbaik yang bisa menolong Anda lepas dari trauma adalah dukungan orang-orang yang Anda sayangi. 

Kenali Diri Sendiri Untuk Sembuhkan Trauma | Breaktime
Meditasi sebagai pelepas stress
Baca Juga Artikel :
Berita Terbaru
Begini Cara Untuk Move On Dari Kantor Lama

Menerima dan bersyukur. Penolakan tidak akan berujung pada kebaikan. Malah, akan membuat Anda semakin terpuruk. Meskipun terkadang Anda ingin terlihat bahagia, emosi tersebut hanya bertahan sementara. Selebihnya, Anda akan merasa sakit yang lebih dari sebelumnya. Jadi, terimalah kesedihan tersebut dan biarkan Anda sembuh meski memakan waktu yang lama. Bersyukur pertanda Anda menghargai kehidupan Anda termasuk yang baik dan buruk. Dengan bersyukur, Anda akan merasa cukup dengan apa yang Anda punya dan bahagia.

Anda tidak perlu beragumen dengan orang lain perihal kejadian menyakitkan yang Anda alami karena hanya akan menghasilkan kesalahpahaman dan semakin membuat Anda stress. Pada akhirnya, pengalaman traumatis itu akan menjadi kenangan dan hari-hari akan berlalu. Sesakit apa pun itu, it will get better. Let’s stay positive! (ar)



artikel kompilasi
related img
LIVE
YOUR LIFE
related img
LIVE
YOUR LIFE
related img
LIVE
YOUR LIFE