Karakter Anak Mencerminkan Orang Tuanya | Breaktime
Jangan Salahkan Buah Hati, Karakter Anak Mencerminkan Orang Tuanya
02.01.2016

Memiliki buah hati yang tumbuh sesuai dengan apa yang kita harapkan adalah keinginan semua orang tua yang ada di dunia. Melihatnya tumbuh dengan baik tanpa mengalami kendala apapun adalah apa yang selalu oran tua doakan untuk anaknya. Akan tetapi, tidak semua yang direncanakan tersebut bisa terlaksana seperi apa diharapkan.

Terkadang anak tumbuh dengan jalan yang ia sambil sendiri. Mereka menempuh risiko tersebut dan terjatuh dengan tangannya sendiri. Akan tetapi, hal tersebut justru baik untuknya karena kejadian itu akan dijadikan pengalamannya sendiri. Menjadi bekal sekaligus guru yang nyata untuk si buah hati.

Biasanya, masa-masa penentangan dan mulai mengambil keputusan sendiri tersebut dimulai saat usianya beranjak remaja. Dimana si buah hati mulai mengenal bagaimana cara mengambil keputusan, keberanian mulai muncul, dan mulailah produksi hormon pubertas dimulai.

Karakter Anak Mencerminkan Orang Tuanya | Breaktime
Redamlah emosi, bagaimanapun juga dia buah hati Anda.

Masa-masa ini lah yang harus dihadapi orang tua dengan kesabaran tinggi. Pada porsinya, orang tua hanya bisa memberikan arahan agar si buah hati tidak terjerumus ke arah yang salah. Namun, bagaimanapun juga tetap si buah hati lah yang melakukan kegiatan tersebut. Bagi Anda yang masih merasa khawatir terhadap apa yang terjadi pada buah hati, langkah pertama yang harus diambil adalah tenangkan diri.

Bagaiamanapun juga yang jadi lawan bicara Anda adalah anak Anda sendiri, jadi tetaplah keluarkan kasih sayang Anda dalam bentuk menahan emosi dan berusaha mendengarkan kisah si buah hati. Cermati apa yang dijelaskan si buah hati, mungkin ada maksud tersendiri dibalik keputusannya tersebut.

Setelah mendengarkan ceritanya, barulah Anda angkat bicara dan memberikan penjelasan yang tepat. Kemudian tuntun si buah hati untuk bergerak di jalan yang menurut Anda benar. Jangan terburu-buru mengambil keputusan, bagaimanapun juga hal ini menyangut sang buah hati juga B'timers.

Apabila kegiatan ini terus dilakukan, Anda secara tidak langsung sudah mendidik anak untuk menjadi karakter yang pemberani, mampu berpikir sebelum bertindak, cermat, dan bisa bertanggung jawab. Bagaimanapun juga, anak akan belajar dari contoh terdekatnya, yaitu orang tuanya. Jadi jangan pernah lelah untuk tetap berada di sisi buah hati B'timers. (wsu)

Share This Article