Inilah Alasan Kenapa Anda Sering ‘Blank’ Ketika Mengingat Sesuatu! | Breaktime
Inilah Alasan Kenapa Anda Sering ‘Blank’ Ketika Mengingat Sesuatu!
28.08.2015

Pernahkah Anda tiba-tiba merasa otak blank kertika sedang mengingat-ingat sesuatu? Ternyata hal tersebut ada penjelasanan ilmahnya ,lho B’timers. Dalam istilah medis, hal tersebut dikenal dengan nama inattentional blindness.

Lalu, apa sebenarnya yang menjadi penyebab dari inattentional blindness ini? Seorang peneliti bernama Nilli Lavie, Ph.D dari University College of London melakukan sebuah penelitian mengenai hal ini dengan timnya.

Fakta penelitian

Dalam penelitian, sejumlah orang disuruh untuk mengingat-ingat gambar
Dalam penelitian, sejumlah orang disuruh untuk mengingat-ingat gambar

Dalam penelitian ini, Lavie mengambil sample dari  responden yang diarahkan untuk mengingat-ingat sebuah gambar. Sebelum dilakukan pengujian, para responden di pasangi FMRI atau scan functional magnetic resonance imaging yang bisa merekam segala bentuk aktivitas yang ada di dalam otak.

Selanjutnya, disela-sela mengingat gambar, para responden diberi arahan untuk memperhatikan kelebatan cahaya. Hasilnya, tidak ada kelebatan cahaya yang dilihat oleh para responden ketika mereka sedang fokus pada mengingat-ingat gambar.

Hampir semua dari mereka gagal dalam mendeteksi adanya sekelebat cahaya yang lewat. Namun, ketika mereka tidak sedang fokus terhadap sesuatu, para responden berhasil dengan mudah melihat sekelebat cahaya yang dimaksudkan.

Penyebab

Terjadi persaingan antara memori di dalam otak yang menyebabkan ‘blank’ sesaat
Terjadi persaingan antara memori di dalam otak yang menyebabkan ‘blank’ sesaat

Apa sebenarnya yang menyebabkan hal tersebut? Dari hasil perekaman catatan fMRI, terlihat adanya penurunan aktivitas yang ada di salah satu bagian otak, tepatnya di area primary visual cortex atau korteks visual primer.

Korteks visual primer sendiri memiliki fungsi untuk memproses berbagai informasi yang masuk ke dalam otak. Dan selama penelitian tersebut, diketahui bahwa sangat sedikit sekali informasi yang masuk.  Penyebabnya diduga karena terjadi persaingan dalam memproses informasi yang masuk ke dalam otak yang sifatnya sangat terbatas yang biasa disebut load theory.

Dan ketika ketika otak sedang fokus terhadap gambar dan kemudian diberi arahan untuk melihat cahaya, memori visual baru dan memori visual sebelumnya sedang bersaing sehingga otak pun menjadi ‘blank’.

Sekarang B’timers jadi tahu mengapa ada momen tertentu otak terasa begitu-nge-blank, bukan?

Share This Article