Ini 5 Alasan Sosial Media Buruk Bagi Kehidupan | Breaktime
Ini 5 Alasan Sosial Media Buruk Bagi Kehidupan
26.04.2016

Semakin hari, perkembangan internet semakin berkembang dengan pesat. Sosial media pun menjadi penghubung banyak orang di seluruh dunia. Sayangnya, banyak hal buruk dapat terjadi jika B’timers kurang bijak menggunakan sosial media. Apa saja? Berikut ulasannya.

Oversharing

Sosial media memang menjadi tempat berbagi dan terhubung dengan orang lain yang cukup baik. B’timers bisa berbagi cerita, mengungkapkan pendapat, ataupun meminta saran kepada para pengguna sosial media. Sayangnya, saat ini tak sedikit pengguna oversharing, yang membagikan bahkan hal-hal kecil dalam kehidupannya.Awalnya mungkin terlihat tak masalah, namun kelamaan Anda tak akan lagi sadar bahwa Anda sedang membicarakan keburukan diri dan orang-orang terdekat Anda.

Ini 5 Alasan Sosial Media Buruk Bagi Kehidupan | Breaktime
Gunakan waktu untuk orang disekitar, bukan gadget

Membagikan yang tak seharusnya

Penggunaan media sosial, seringkali tak sesuai dengan etika berinternet. Bagi Anda, hal ini mungkin terlihat bukan masalah yang besar, tapi orang lain belum tentu berpikir sama dengan Anda. Untuk itu, pikirkan matang-matang sebelum Anda membuat postingan atau membagikan sesuatu di media sosial. Pastikan tak ada pihak yang tersakiti oleh apa yang Anda kirimkan, karena yang Anda anggap lelucon pun bisa menjadi hal menyedihkan bagi kehidupan orang lain.

Kecanduan

Kecanduan akan media sosial bukanlah masalah sepele. Mungkin awalnya semua akan terlihat baik-baik saja, sampai Anda tak dapat terhubung dengan media sosial karena alasan-alasan tertentu ataupun tak lagi mendapat perhatian di media sosial, Anda akan merasa hidup bagaikan neraka bahkan depresi. Untuk itu, batasi penggunaan media sosial sejak dini untuk menghindari kecanduan ini.

Ini 5 Alasan Sosial Media Buruk Bagi Kehidupan | Breaktime
Ingat batasan dalam berinternet

Ambisi terkenal

Tak sedikit pengguna media sosial yang menghabiskan waktunya berjam-jam di depan smartphone hanya agar mendapat perhatian dan terkenal di internet. Bahkan, tak sedikit yang menghalalkan segala cara untuk mendapatkan ribuan pengikut, seperti memposting gambar porno, menceritakan keburukan orang lain disekitarnya, bahkan melewati batas privasi yang seharusnya dipatuhi.

Kebocoran data

Media sosial seringkali menjadi sasaran empuk para oknum untuk mendapatkan data pribadi orang-orang untuk disalah gunakan. Mereka dapat dengan mudah menemukan dimana Anda tinggal, nama orang tua, rekan kerja, foto ataupun data pribadi lainnya. Data-data ini kemudian akan digunakan untuk menipu, membobol rumah Anda, ataupun tindak kriminal lainnya.

Tak sedikit pengaruh buruk yang ditimbulkan karena B’timers kurang bijak menggunakan media sosial. Tak ada salahnya terhubung dengan orang-orang di internet, tak ada salahnya berbagi informasi dengan orang lain, namun selalu ingatkan diri akan batasan yang ada. (dfr)

Share This Article