Hati-hati ya! Ini Tanda-tanda Teman yang “Fake”! | Breaktime
Hati-hati, ya! Ini Tanda-tanda Teman yang “Fake”!
05.10.2016

Yang namanya menjalin persahabatan dengan seseorang itu adalah hal yang menyenangkan. Hanya saja, membedakan teman yang tulus dengan yang palsu cukup sulit dilakukan, B’timers. Tapi keduanya tetap tidak sama, lho. Teman sejati akan selalu ada untuk Anda, dalam suka dan duka. Sebaliknya teman palsu hanya membutuhkan Anda saat perlu. Berikut tanda-tanda teman yang “fake”, B’timers!

Tak pernah mendengarkan masalah Anda

Mereka selalu menelpon dan datang ketika ada sesuatu. Dan ironisnya, mereka tak pernah punya cukup waktu untuk Anda. Apalagi jika Anda sedang dirundung masalah. Yang paling menjengkelkan dari orang yang palsu adalah, mereka selalu menuntut bantuan dari Anda.

Mudah marah pada Anda meski tanpa alasan

Adalah hal yang normal jika antar teman menghadapi pertengkaran dan adu argument kecil. Namun jika yang Anda miliki adalah teman yang palsu, maka hanya karena kesalahan terkecil yang Anda lakukan, dia bisa menjadi sangat marah, B’timers. Dia selalu membuat Anda menjadi yang bersalah.

Hati-hati ya! Ini Tanda-tanda Teman yang “Fake”! | Breaktime
Punya teman sejati adalah hal terindah yang kita miliki

Jika Anda berhasil, mereka tak merasa senang

Teman yang tidak menghargai keberhasilan Anda adalah contoh teman yang palsu, B’timers. Orang yang mencintai Anda, pastilah akan senang jika mereka mengetahui Anda mendapatkan keberhasilan. Dan itu pun menjadi sumber kebahagiaan bagi mereka juga.

Hanya ingin membicarakan mengenai dirinya

Teman dan orang yang palsu tak merasa senang jika harus mendengar cerita dari orang lain. Hanya ada tema tentang mereka sendiri saat mengobrol. Bahkan mereka tidak pernah berpikir atau bertanya akan kabar dan keadaan Anda sebagai temannya, lho, B’timers. Sangat menyedihkan, bukan?

Tidak ada keinginan untuk berubah lebih baik

Yang namanya manusia, itu pasti terus berubah. Dan perubahan ini adalah hal yang penting di dalam hidup, B’timers. Untuk menjaga hubungan dengan orang lain, kita pun dituntut untuk ikut berubah. Ya, setidaknya menjadi labia baik. Namun orang palsu tidak akan mau berubah.

Dari tanda-tanda teman dan orang yang palsu, Anda punya teman seperti itu, B’timers? (NO)

Share This Article