Cara Berinteraksi dengan Penyandang Disabilitas | Breaktime
#HariDisabilitasInternasional, Cara Terbaik Berinteraksi dengan Penyandang Disabilitas
03.12.2015

Setelah tanggal 1 Desember 2015 kemarin diperingati Hari AIDS Internasional (HDI), pada tanggal 3 Desember 2015 ini, kembali dunia memperingati Hari Disabilitas atau Hari Penyandang Cacat Internasional.

Hari Disabilitas Internasional atau dikenal dengan istilah International Day of Person with Disabilities (IDPwD) ini pertama kali dibuat dengan sponsor utama Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) dengan tujuan untuk mengembangkan wawasan dan kepedulian masyarakat terhadap orang-orang yang memiliki disabilitas atau ketidakfungsian beberapa organ di tubuhnya.

Wawasan dan kepedulian tersebut dapat diwujudkan dengan memberikan dukungan agar mereka yang memiliki disabilitas dapat percaya diri ketika berbaur dalam masyarakat, sehingga martabak, hak dan kesejahteraan mereka juga setara dengan orang umum lainnya. Bahkan Presiden Joko Widodo pun turut serta memperingati puncak HDI ini di Istana Negara pada hari ini (3/12).

Tentunya bukan hal yang sulit jika B’timers mengetahui cara yang lebih baik ketika harus berinteraksi dengan orang-orang yang memiliki disabilitas organ, tapi tidak sedikit pula yang belum mengerti atau mengetahui how to behave and interact with people who have disabilities.

So, let’s break down the ways and you can use it every time:

Respectful

Cara Berinteraksi dengan Penyandang Disabilitas | Breaktime
Jika B’timers menghormatinya, mereka juga akan memberikan penghormatan yang sama

Tentunya, tidak hanya orang yang memiliki kekurangan dalam sisi fisik atau mentalnya, orang normal pun juga tidak suka jika orang lain tidak menaruh hormat atau tidak menghargai dirinya. Oleh karenanya, dianjurkan untuk lebih menghormati mereka yang memiliki disabilitas organ dan tidak menganggap rendah orang-orang tersebut. Samakan seperti ketika B’timers berinteraksi dengan orang normal lainnya.

Jangan gunakan ‘label’

Cara Berinteraksi dengan Penyandang Disabilitas | Breaktime
‘Label’ justru akan menciptakan jarak antara orang normal dan para penyandang disabilitas

Maksud dari penggunaan ‘label’ adalah dengan memberikan sebutan tertentu kepada orang-orang yang memiliki disabilitas organ tubuhnya. Dengan memanggil atau menyebut namanya secara benar, maka hal tersebut termasuk langkah tepat untuk pemberian penghormatan dan membuat mereka lebih merasa dianggap ‘ada.’

Jangan gunakan bahasa tubuh

Cara Berinteraksi dengan Penyandang Disabilitas | Breaktime
Walaupun terkesan sepele, akan tetapi dengan mensejajarkan mereka seperti orang normal, its would be nice

Walaupun ada kalanya seseorang yang memiliki disabilitas pada pendengaran, tidak dapat mendengarkan apa yang B’timers katakan, akan tetapi ada baiknya jika Anda ingin berbicara dengannya untuk tidak menggunakan bahasa isyarat dan lebih baik biarkan dia membaca mimic wajah dan gerak bibir Anda. Jika dia sudah terlihat kesulitan, barulah gunakan bahasa isyarat.

Duduk sama rendah, berdiri sama tinggi

Cara Berinteraksi dengan Penyandang Disabilitas | Breaktime
Memberikan penghormatan dapat dilakukan dengan berbagai macam cara

Pepatah “Duduk sama rendah, berdiri sama tinggi” merupakan cara yang bagus untuk diterapkan ketika Anda berinteraksi dengan orang-orang yang memiliki ketidakmampuan untuk berjalan. Upayakan untuk berhadapan face to face ketika berbicara dengan mereka agar tidak menyusahkan Anda sendiri atau mereka ketika melakukan komunikasi.

Bersabar dan aktif

Cara Berinteraksi dengan Penyandang Disabilitas | Breaktime
Kesabaran yang mutlak sangat diperlukan untuk dapat berinteraksi dengan para difabel

Ada beberapa penyandang disabilita yang memiliki ketidakmampuan untuk cepat mencerna atau ketika mereka harus mengungkapkan sesuatu. Oleh karenanya, bersabarlah dalam menghadapinya dan aktif untuk menimpali, mengembalikan atau juga menanyakan sesuatu kepada mereka agar muncul interaksi yang baik.

Jangan permainkan peralatan mereka

Cara Berinteraksi dengan Penyandang Disabilitas | Breaktime
Sepele akan tetapi dapat menyakitkan hati mereka secara tidak langsung

Sangat tidak dianjurkan kepada siapa saja ketika bertemu dan berinteraksi dengan penyandang disabilitas untuk memainkan peralatan mereka, seperti kursi roda atau juga tongkat penyangga. Mungkin bagi Anda peralatan tersebut biasa dan cenderung unik, namun bagi mereka, alat-alat tersebut merupakan ‘organ’ pembantu untuk melakukan aktivitas.

Nah, sudah tahukan cara-cara praktis dan mudah dalam berinteraksi dengan orang-orang yang menyandang disabilitas? Terapkan dan hormati mereka yang tidak sesempurna Anda, B’timers. (das)

Share This Article