Hadapi Teman Terlalu Penuntut dengan Trick Ini | Breaktime
Hadapi Teman Terlalu Penuntut dengan Trick Ini, B’timers!
07.02.2016

Teman, mungkin bagi sebagian B’timers menyebutnya sebagai sahabat. Ada pula yang menyebutnya sebagai saudara beda orang tua. Seperti halnya manusia lainnya, tentu masing-masing teman Anda memiliki karakter yang berbeda. B’timers pasti pernah menemui satu-dua teman Anda yang sangat menuntut sehingga membuat persahabatan Anda menjadi tidak asyik lagi. Nah, saatnya B’timers hadapi teman terlalu penuntut dengan trick dari Breaktime ini:

Ubah pola persahabatan Anda dan belajar untuk mengatakan tidak

Orang-orang yang terlalu penuntut tidak tahu kapan untuk berhenti menuntut B’timers dengan berbagai caranya, seperti terus menerus mengirimi pesan, telfon, hingga terus menghampiri ke kediaman Anda. Hadapi teman terlalu penuntut dengan belajar mengatakan tidak atas semua tuntutannya pada Anda. Dengan begitu, dia akan menyadari bahwa Anda tidak ingin melakukan apa yang dia inginkan.

Hadapi Teman Terlalu Penuntut dengan Trick Ini | Breaktime
Katakan tidak pada setiap tuntutannya yang membebani Anda

Katakan dengan jelas mengenai prioritas dan kebutuhan Anda

Sebelum teman B’timers menuntut lebih jauh sebaiknya Anda menjelaskan dengan benar kepada dia apa saja prioritas aktivitas yang harus Anda kerjaan saat itu. Selain itu, jika dia menuntut untuk membeli ini itu yang diluar kemampuan Anda, katakan padanya bahwa yang B’timers butuhkan saat ini bukan itu. Cara ini merupakan bentuk halus menolak teman yang terlalu menuntut.

Perlahan kurangi interaksi dengan dia yang terlalu menuntut

Kebanyakan orang yang menuntut merasa dirinya berharga sehingga apapun yang dia lakukan harus mendapatkan apresiasi dan tanggapan dari Anda. Tentu hal ini akan melelahkan fisik serta batin B’timers jika diteruskan, maka sebaiknya Anda mengurangi frekuensi untuk berinteraksi dengannya secara perlahan-lahan dan perbanyaklah berteman dengan orang-orang yang tidak menuntut

Hiatus kadang perlu juga dalam persahabatan

Short break tidak hanya diperlukan dalam hubungan pacaran atau menikah, persahabatan juga perlu adanya hiatus sejenak. Untuk membiasakan teman penuntut B’timers agar bisa hidup mandiri tanpa Anda. Selain itu, B’timers juga butuh istirahat dari stress yang dihasilkan dari tuntutan emosional dari dia.

Putuskan ikatan persahabatan

Memutuskan persahabatan dengan seorang teman memang menyakitkan. Namun jika kelakuan teman B’timers sudah melebihi batas, sanggupkah Anda menahan beban emosional yang terjadi setiap hari? Sometimes holding on does more damage than letting go, right? Pikirkan baik-baik seberapa menuntut tuntutan teman Anda, jika sudah membebani kehidupan maka lepaskanlah dia.

Hadapi Teman Terlalu Penuntut dengan Trick Ini | Breaktime
Hubungan pertemanan yang sehat adalah saling berbagi, bukannya penuh tuntutan

Apapun yang sudah B’timers beri dan lakukan, tidak akan pernah cukup untuk teman penuntut Anda. Dia juga cenderung memperlakukan hal yang sama kepada teman-temannya yang lain, dan banyak pula yang menghadapinya dengan memutuskan hubungan pertemanan dengannya. Tidak heran jika dia sangat bergantung pada Anda. Maka, hadapi teman terlalu penuntut B’timers dengan bijaksana dan berkharisma agar dia mengetahui dimana letak kesalahannya selama ini. (ft)

Share This Article