Gagal Move On, Tak Bisa ataukah Karena Tak Ingin | Breaktime
Gagal Move On, Tak Bisa ataukah Karena Tak Ingin?
23.12.2016
“The amount of happiness that you have depends on the amount of freedom you have in your heart” – Thich Nhat Hanh

Well, putus cinta memang merupakan hal yang berat dan tentunya menyakitkan, B’timers. Semua orang ingin mempunyai hubungan yang awet. Namun sayang, sebagian hanya mau bersenang-senang dengan tak melibatkan perasaan. Hal tersebut yang pada akhirnya membuat hubungan asmara kandas di tengah jalan. Dan kesulitan kita untuk move on datang dari diri kita sendiri, B’timers. Berikut penyebabnya!

Gagal Move On, Tak Bisa ataukah Karena Tak Ingin | Breaktime
Putus cinta memang menyakitkan, tapi beranikan untuk bangkit

Ketidakinginan seseorang untuk memaafkan orang lain yang menyakiti diri, merupakan salah satu alasan mereka akhirnya sulit mengambil langkah maju, alias move on. Jika Anda enggan memaafkan orang lain, diri Anda pun tidak akan mendapatkan maaf dan kedamaian untuk menerima kenyataan yang datang.

Selain terlalu berat memaafkan orang lain, di sini berarti mantan kekasih yang telah melukai hati Anda, alasan lain yang membuat Anda sulit atau gagal move on adalah terlalu dalam menenggelamkan diri di lautan kehilangan. Dan hal ini akan menghambat Anda menghadapi serta mendapatkan masa depan.

Luka dan airmata memang akan selalu datang di saat kita mengalami putusnya hubungan, B’timers. Tapi itu tak berarti seluruh hidup Anda dikutuk dengan berbagai hal buruk. Menyimpan dendam karena yang dilakukan orang lain, justru akan menghalangi Anda untuk mendapatkan kekuatan kembali mencintai.

Gagal Move On, Tak Bisa ataukah Karena Tak Ingin | Breaktime
Siapa bilang menjadi jomblo itu kutukan mengerikan?

Yang selama ini salah dimengerti adalah, kedatangan orang dengan kesempurnaannya tidak selalu akan bertahan selamanya. Mungkin saja dia hanya datang untuk menunjukkan pada Anda tentang kebenaran dari cinta sejati. Karena jika dia sangat sempurna, maka mustahil dia berani untuk melukai hati Anda.

Rasa berat untuk move on sebenarnya tumbuh dari diri Anda sendiri, B’timers. Saat Anda merasa begitu hancur, pikiran akan mengekang tubuh untuk tidak melangkah dari zona nyaman. Padahal hal tersebut salah. Seperti ungkapan, “Selalu akan ada sinar matahari, setelah hujan badai yang menghancurkan”.

Jadi pilihan ada di tangan Anda, apakah akan tetap tenggelam dalam kesedihan atau bergerak maju dan menyambut cinta yang baru, B’timers. (NO)



artikel kompilasi
related img
LIVE
YOUR LIFE
related img
LIVE
YOUR LIFE
related img
LIVE
YOUR LIFE