Gadget untuk Balita, Mendidik atau Justru Berbahaya? | Breaktime
Gadget untuk Balita, Mendidik atau Justru Berbahaya?
09.10.2015

Banyak yang menganggap bahwa terlalu sering menggunakan gadget akan membuat seseorang akan menerima radiasi secara perlahan sampai dengan kehilangan sisi sosialnya. Tapi tidak sedikit pula yang mengatakan bahwa justru dengan aktif menggunakan gadget maka sisi kekerabatan dengan sesama akan meningkat dan juga dapat mengetahui informasi lebih cepat.

Pro dan kontra tersebut tidak hanya berlaku untuk remaja atau orang-orang dewasa saja, akan tetapi juga dikaitkan dengan balita. Tidak hanya mereka yang sudah berumur saja yang sekarang ini aktif menggunakan gadget, akan tetapi juga mereka yang masih dalam masa perkembangan dan pertumbuhan.

Berikut ini sisi positif dan negatif gadget untuk balita:

Sisi positif

Walaupun memiliki manfaat, akan tetapi orang tua masih harus mendampingi anak ketika menggunakan gadget
Walaupun memiliki manfaat, akan tetapi orang tua masih harus mendampingi anak ketika menggunakan gadget

Melatih sisi motorik dan kognitif

Dengan memperkenalkan dan juga membiarkan anak untuk menggunakan gadget, maka dapat melatih sisi motorik pada anak. Selain motorik, dengan membiarkan anak bermain game edukatif, maka dapat juga melatih sisi kognitif atau pemahanan dan pemikiran pada si Kecil.

Sebagai sarana belajar

Jika B’timers sering menggunakan gadget, maka ada baiknya untuk juga memperkenalkan perangkat elektronik tersebut kepada si Kecil agar dapat melatih pola pikir serta dapat dijadikan sarana belajar mandiri. Karena pada dasarnya, secara psikologis seorang anak akan meniru apa yang dilakukan orang tuanya atau orang dewasa di sekitarnya.

Sisi negatif

Terkena paparan radiasi

Well, walaupun banyak peneliti yang masih meragukan bahwa manusia dapat terkena dampak buruk radiasi, akan tetapi secara logis, semua barang elektronik yang menggunakan frekuensi radio pastinya memiliki radiasi dan hal tersebut dapat langsung mengenai pengguna gadget. Bahkan jika yang menggunakan adalah seorang balita, di mana organnya masih dalam tahap pertumbuhan dan perkembangan, maka paparan radiasi tersebut juga akan langsung mengenainya.

Kualitas tidur berkurang

Bermain-main dengan gadget sebelum tidur membuat kualitas tidur anak berkurang. Hal ini disebabkan karena pancaran cahaya yang dikeluarkan layar dapat mengganggu mata serta membuat si Kecil lebih susah untuk tidur.

Keterlambatan bicara

Menurut penelitian dari American Academy of Pediatrics, paparan cahaya yang dikeluarkan oleh gadget pada balita, khususnya yang berusia di bawah 2 tahun dapat mengakibatkan seorang anak mengalami keterlambatan berbicara.

Kurang bisa bersosialisasi

Lebih aktifnya seorang anak untuk menggunakan gadget maka dapat membuat kemampuan sosial emosionalnya terganggu. Karena lebih suka bermain dengan gadgetnya, maka ketika harus berinteraksi secara langsung dengan orang-orang sekitarnya, anak-anak menjadi bingung untuk berperilaku.

Merusak mata

Masih karena paparan cahaya yang dikeluarkan oleh layar, maka dengan seringnya menatap dan beraktivitas menggunakan gadget, risiko kerusakan mata akan semakin besar. Apalagi jika hal ini dilakukan oleh anak-anak yang notabene organ-organnya masih dalam taraf perkembangan dan pertumbuhan.

Tulang rawan melengkung

Pastinya, untuk menggunakan gadget maka tubuh akan menyesuaikan jarak antara mata dan perangkat yang digunakan. Dikarenakan hal ini maka, tulang anak yang masih dalam masa perkembangan dapat mudah melengkung.

Nah, sangat penting bagi orang tua untuk memahami 2 sisi berbeda dari gadget sebelum memperkenalkannya pada buah hati tersayang. Bagaimana dengan Anda sendiri, B’timers?

Share This Article