Gangguan Mental Ini Selalu Mengintai Para Lansia | Breaktime
Depresi dan Pikun, Gangguan Mental yang Mengintai Para Lansia
25.07.2015

Saat usia bertambah, organ tubuh akan ikut menua sehingga menyebabkan kondisi kesehatan semakin menurun. Tidak hanya penyakit fisik saja, gangguan mental juga membayang-bayangi kehidupan di masa tua. Berikut beberapa gangguan mental yang sering dialami oleh lansia:

Depresi

Depresi merupakan salah satu gangguan mental pada lansia yang paling umum
Depresi merupakan salah satu gangguan mental pada lansia yang paling umum

Toby Williamson, head of development and later life di Mental Health Foundation, menjelaskan bahwa salah satu gangguan mental yang paling sering muncul di kalangan lansia adalah depresi. Kepercayaan diri yang menurun, gangguan nafsu makan, dan konsentrasi memburuk di usia lanjut, menjadi beberapa penyebab munculnya depresi.

Bahkan, lansia yang memiliki riwayat ataupun kondisi medis terkait dengan penyakit degeneratif contohnya rematik, kencing manis, dan hipertensi memiliki resiko yang lebih besar terserang depresi. Selain itu, kehilangan kerabat atau saudara yang seringkali mendampingi juga merupakan faktor yang cukup mempengaruhi munculnya rasa depresi.

Gejala yang ditunjukkan ketika lansia menderita depresi bisa dengan mudah dideteksi. Sebut saja insomnia, nyeri otot dan sendi, kurang nafsu makan, dan sering terbangun tiba-tiba.

Pikun

Pikun, penyakit mental yang sulit disembuhkan
Pikun, penyakit mental yang sulit disembuhkan

Selain depresi, gangguan mental yang biasanya diderita oleh para lansia adalah pikun atau demensia. Gangguan mental satu ini sering dianggap remeh karena sudah sering terjadi. Demensia ini memang sulit disembuhkan, tapi bisa dicegah dengan memperbanyak asupan makanan yang kaya Omega 3 seperti telur dan salmon.

Untuk mencegah 2 gangguan mental tersebut, biasakan juga untuk tetap aktif berkegiatan meski usia tak lagi muda. Tetap lakukan aktivitas yang membuat otak bekerja, seperti membaca atau melukis. Jangan lupa, olahraga secara rutin juga perlu dilakukan agar fisik tetap prima.

Share This Article