Cara Unik Mendidik Si Gadis Tomboy | Breaktime
Cara Unik Mendidik Si Gadis Tomboy
18.10.2015

Setiap anak memang terlahir dengan karakter yang begitu unik. Sampai-sampai ada anak yang berperilaku berlwanan dengan jenis kelaminnya. Sebagai contoh, melihat seorang anak perempuan berpenampilan tomboy mungkin akan membuatnya cool.

Tapi, bagaimana bila ia mulai berpikir bahwa dirinya benar-benar sosok anak laki-laki? It’s way more complicated. Oleh karena itu, Breaktime hadir untuk membagikan sejumlah tips parenting untuk menyikapi anak tomboy. Simak, yuk!

Dekati anak

Sebagai seorang ibu, Anda punya andil besar untuk mengkondisikan perilaku anak. Tidak ada salahnya kan, bila B’timers sering meminta si Kecil untuk ikut membantu Anda memasak di dapur, membuat kerajinan tangan yang lucu, atau mengajarkannya untuk mengasuh adik kecilnya sambil bermain dengannya.

Bersikap adil pada anak

Terkadang, ada banyak alasan mengapa anak jadi tomboy dan salah satunya karena orang tua kurang adil bersikap pada anak perempuan dan anak laki-laki. Oleh karena itu, upayakan untuk membagi kasih sayang Anda sama rata sehingga tidak timbul kecemburuan yang membuatnya harus berperilaku berlawanan.

Memberikan contoh dari kakak laki-laki

Umumnya, anak tomboy sering terinspirasi dan meniru sikap kakak laki-lakinya. Dalam hal ini, Anda perlu mengambil kesempatan untuk menjadikan sang kakak sebagai contoh yang baik. Dengan begitu, anak akan belajar banyak hal positif yang bersifat netral.

Cara Unik Mendidik Si Gadis Tomboy | Breaktime
Ajak si Kecil main dengan sesama anak perempuan

Kondisikan teman main anak

Bila selama ini gadis kecil Anda lebih banyak bermain dengan anak laki-laki, kondisikanlah lingkungan pertemannya agar ia mulai gemar bermain dengan anak perempuan. Dengan begitu, ia akan memiliki wawasan baru tentang hal apa saja yang menarik di kalangan anak perempuan dan mulai menikmatinya.

Seimbangkan jenis mainan

Alat bermain juga sangat membantu anak untuk mengembangkan kepribadiannya. Untuk anak perempuan, Anda bisa menghadirkan mainan yang bersifat girly seperti masak-masakan atau boneka yang juga bisa diselingi dengan alat bermain netral seperti puzzle atau bola.

Namun, bila si Kecil lebih tertarik dengan alat bermain seperti mobil-mobilan atau robot, ajaklah kakak laki-lakinya untuk bermain bersama dan menjelaskan fungsi mainan tersebut secara bertahap.

Yang perlu B’timers ingat, jangan sampai kekhawatiran Anda pada perilaku anak tomboy ini berubah jadi sikap yang “mengintimidasi” keinginan anak. Selalu ada cara halus dan lembut yang bisa Anda lakukan untuk membentuk kepribadian anak sebagaimana mestinya tanpa harus membuatnya berpikir “tidak diterima” atau “tidak dipahami”.

Share This Article