Cara Memaafkan dan Melupakan Meski Tidak Mungkin | Breaktime
Cara Memaafkan dan Melupakan Meski Tidak Mungkin
14.03.2016

Menurut B’timers mana yang lebih mudah, memaafkan atau melupakan? Banyak yang mengatakan, “Aku memaafkan tapi tidak melupakan”. Sebagian lagi, “Saya tidak memaafkan dan tidak akan melupakan”. Sisanya mungkin sudah ahli dalam memaafkan dan melupakan.

Dan sebagai manusia, terkadang beberapa peristiwa, kejadian dan pertemuan dengan individu lain membuat kita terluka dan tidak pernah meninggalkan pikiran kita. Dengan cara berikut, Anda dapat belajar bagaimana dapat memaafkan dan melupakan secara efektif.

Prinsip memaafkan

Sebenarnya definisi memaafkan adalah untuk berhenti menyimpan perasaan marah atau benci terhadap kesalahan seseorang. Meskipun seseorang telah menyinggung Anda di masa lalu, jangan sampai menyimpan perasaan negatif di dalam diri, ya, B’timers. Karena benci atau marah yang Anda rasakan tidak akan melukai orang lain, justru Anda-lah yang akan semakin tersiksa.

Merupakan hal yang sangat bodoh, jika Anda menempatkan diri sendiri dalam perangkap emosi karena terlalu egois untuk memberikan maaf pada orang lain. Lalu bagaimana untuk bisa belajar memaafkan? Anda bisa mulai dengan memutar kembali waktu yang telah terjadi, dan mengakui bahwa orang lain telah berbuat salah. Mungkin akan terasa menyakitkan pada awalnya. Jika saat itu Anda ingin menangis atau berteriak, lakukan saja, B’timers.

Selanjutnya Anda harus mengakui kebenaran, bahwa tidak ada satupun manusia yang sempurna. Jika harus jujur, Anda juga pernah sekali melakukan kesalahan. Kunci diri di dalam kamar untuk memikirkan segalanya, B’timers. Jadi Anda akan lebih bebas untuk meluapkan emosi yang selama ini terpendam. Dan ingat, ini bukan demi orang-orang yang telah jahat pada Anda, ini semua untuk kebaikan diri Anda sendiri. Namun jangan pernah bertindak bodoh dengan melukai diri sendiri, ya?

Cara Memaafkan dan Melupakan Meski Tidak Mungkin | Breaktime
Memaafkan memang sulit, tapi meminta maaf pun terkadang tidak mudah

Prinsip melupakan

Bagi banyak orang, untuk memaafkan mereka membutuhkan banyak waktu. Namun setelah itu terlewati, melupakan tidaklah sesulit yang Anda bayangkan, B’timers. Setidaknya meskipun tidak dapat melupakannya, Anda tidak akan merasa terlalu terluka seperti di saat masih belum memaafkan masa lalu. Karena seiring waktu, dan dengan semakin sibuknya Anda, pikiran mengenai hal-hal yang menyakitkan akan semakin memudar, B’timers.

Dan setelah melalui proses yang panjang, Anda bisa memulai dengan tersenyum. Bahkan ketika tidak sengaja berpapasan dengan mereka, Anda tidak perlu menyapa, tersenyumlah pada mereka, dan jangan lukai lagi hati dan pikiran Anda dengan memupuk dendam ataupun emosi, B’timers.

Dan kesimpulannya, memaafkan dan melupakan memang sulit dilakukan. Namun tidak mustahil, B’timers. Kebahagiaan sejati datang dari diri sendiri, karena itu jangan biarkan emosi terhadap orang lain mempengaruhi Anda untuk menjadi tidak bahagia, ya? (NO)

Share This Article