Bisa Bahasa Asing Pengaruhi Kepribadian? | Breaktime
Bisa Bahasa Asing Pengaruhi Kepribadian, Benarkah?
19.04.2016

Bahasa Inggris, Perancis, atau Belanda? Berapa banyak bahasa asing yang Anda kuasai, dan mengapa Anda mempelajarinya, B’timers? Selain memberikan kebanggaan tersendiri, menguasai lebih dari satu bahasa dapat membuka lebih besar peluang untuk mendapatkan pekerjaan. Tapi, tunggu dulu, B’timers. Ternyata berdasarkan penelitian, bisa bahasa asing pengaruhi kepribadian, lho! Wah, benarkah hal tersebut dapat mengubah kepribadian kita?

Mempengeruhi cara pikir

Kemampuan untuk beralih dari satu bahasa ke bahasa berikutnya dapat memperkuat otak. Itulah yang membuat otak kita menjadi lebih fleksibel dalam memecahkan suatu masalah. Berdasarkan sebuah studi yang diterbitkan dalam The International Journal of Bilingualism menunjukkan bahwa kemampuan untuk berpikir dalam dua bahasa atau lebih membuat anak-anak menyelesaikan soal hitungan lebih baik. Selain itu, mereka juga mampu berpikir lebih kreatif.

Bisa Bahasa Asing Pengaruhi Kepribadian? | Breaktime
Wawasan akan terbuka hanya dengan menguasai bahasa

Mempengaruhi cara pandang

Saat seseorang memiliki kemampuan berkomunikasi dengan banyak bahasa, dia akan berpikir terlebih dahulu sedang berbicara dengan siapa dan konteks apa yang akan digunakan. Karena itu mereka terbukti lebih sensitif terhadap orang lain. Dari penelitian di Cornell University ditemukan bahwa anak usia dini yang menguasai beberapa bahasa, lebih baik dalam memahami perspektif orang lain, dan jeuh lebih baik dalam komunikasi.

Mengubah kepribadian Anda

Orang yang bisa lebih dari satu bahasa akan tahu bahwa bahasa apa yang digunakan akan menentukan bagaimana mereka bertindak lho, B’timers. Jadi benarkah bisa bahasa asing pengaruhi kepribadian? Ya. Karena setiap kita beralih dari satu bahasa ke bahasa yang lain, maka kepribadian dan perilaku kita pun akan berubah, B’timers. Salah satu penyebabnya adalah ketika mempelajari satu bahasa, kita tidak hanya belajar bahasa saja. Melainkan juga budaya yang mengakar pada bahasa tersebut.

Dalam sebuah studi yang dilakukan Jean Marc Dewaele dan Aneta Pavlenko, hampir 2/3 dari orang bilingual merasa menjadi orang yang berbeda ketika berbicara dengan bahasa lain. Banyak orang mengaku lebih mudah mengekspresikan diri dalam bahasa tertentu. Bahkan ada yang menemukan bahwa salah satu bahasa membuat mereka lebih lembut, sementara bahasa lain membuat lebih bersemangat.

Coba lakukan penelitian kecil, B’timers. Ceritakan pengalaman pribadi dengan dua bahasa berbeda dan rekam suara Anda. Pasti akan ada perbedaan besar dari kedua narasi tersebut.  Mampu berbicara bahasa yang berbeda akan memungkinkan Anda mengenal budaya lain. Bahkan Anda akan merasa lebih baik secara intelektual dan emosional, lho, B’timers!

Bisa Bahasa Asing Pengaruhi Kepribadian? | Breaktime
Semua bisa menjadi teman ketika bahasa tak menjadi halangan

Jadi, apakah Anda sudah menguasai lebih dari satu bahasa asing, atau baru akan mengambil kursus bahasa Jerman akhir bulan nanti, ada banyak keuntungan yang menarik menanti Anda. Ya, benar bisa bahasa asing pengaruhi kepribadian. Selain itu, juga menunjukkan bahwa Anda merupakan warga dunia. (NO)

Share This Article