Benarkah Wanita Belum Cerdas Memakai LinkedIn? | Breaktime
Benarkah Wanita Belum Cerdas Memakai LinkedIn?
06.09.2017

Kesetaraan gender telah menjadi isu yang banyak di berbahas di mana saja, mulai dari ranah pendidikan hingga dunia karir. Meski demikian, kasus kesenjangan gaji berdasarkan perbedaan gender masih banyak ditemukan di tempat kerja. Tak hanya dibedakan dari segi gaji, pria dan wanita rupanya juga mendapat perlakuan berbeda dalam hal resume. Beberapa media sosial yang bertujuan khusus untuk melamar pekerjaan seperti LinkedIn rupanya membuktikan adanya perbedaan perilaku antara pria dan wanita dalam menggunakan situs tersebut.

Sebagai salah satu jaringan pencari kerja profesional terbesar di dunia, LinkedIn telah menghimpun data mengenai aktivitas para penggunanya, terutama bagaimana pria dan wanita secara berbeda mengunggah profilnya. Sebanyak 141 juta profil anggota LinkedIn di Amerika Serikat telah dianalisis untuk mendapatkan adanya fakta unik mengenai perbedaan gender dalam menggunakan situs pencari kerja tersebut. Hasilnya, dibandingkan dengan pria, wanita rupanya mempromosikan diri mereka di LinkedIn dalam intensitas yang terhitung cukup rendah.

Baca Juga Artikel :
Berita Terbaru
Ternyata Begini Perkembangan Bayi Usia 1 Tahun!

Tak hanya itu, wanita cenderung menuliskan profil mereka dengan cukup singkat. Sebaliknya, para pria menuliskan profil dengan panjang lebar bahkan terkesan berlebihan hingga melampaui citra profesional mereka untuk menekankan pengalaman yang lebih banyak. Agar lebih berkesan, pria juga cenderung menghindari untuk mencantumkan posisi pekerjaan dalam resume, entah berupa staf atau bawahan. Hal tersebut tentu berbeda dengan wanita yang secara blak-blakan dan terbuka menuliskan jabatan mereka sehingga cenderung kesulitan untuk menyombongkan diri dengan profil LinkedIn yang terkesan “wah”.

Dalam hal keterampilan atau skill, wanita cenderung memasukkan daftar keterampilan di resume mereka dengan jumlah 11 persen lebih sedikit apabila dibandingkan dengan pencari kerja berjenis kelamin pria. Hasil riset tersebut juga menunjukkan bahwa wanita memiliki kecenderungan untuk melamar pada pekerjaan yang berkaitan dengan bidang administrasi. Hal tersebut tentunya sesuai dengan stereotipikal pekerjaan yang biasa diduduki oleh wanita, seperti sekretaris maupun pekerjaan administratif lainnya. Selain administrasi, jobseeker wanita juga memiliki kecenderungan lebih besar dibandingkan pria untuk mencari pekerjaan di bidang pemasaran dan pelayanan pelanggan. 

Benarkah Wanita Belum Cerdas Memakai LinkedIn? | Breaktime
Berbeda dengan media sosial lainnya, LinkedIn harus digunakan dengan cerdas
Baca Juga Artikel :
Berita Terbaru
Lakukan Trik Ini Ketika Dihina Rekan Kerja!

Pria, sebaliknya, cenderung menggunakan situs media sosial LinkedIn untuk mencari pekerjaan yang memiliki prestise yang jauh lebih tinggi, meskipun sekilas nampak jauh melampaui kualifikasi yang dimilikinya. Selain prestise, jabatan mentereng yang ditarget oleh para pencari kerja pria tersebut juga biasanya cenderung menawarkan gaji yang jauh lebih tinggi. hal ini tentunya jauh berbeda dengan para pencari kerja wanita yang cenderung mulai mencari kerja dengan kualifikasi sesuai dengan yang dimilikinya, tentunya dengan gaji yang tidak terlalu tinggi. Artinya, para pencari kerja pria dan wanita di LinkedIn memiliki kecenderungan berbeda dalam memoles resume mereka maupun melamar ke berbagai lapangan pekerjaan yang tersedia.

Wanita cenderung sadar diri bahkan terkesan minder dengan kemampuan yang dimilikinya sehingga tidak mengejar pekerjaan dengan kualifikasi yang terlalu tinggi. Hal tersebut jauh berbeda dengan para pria yang memiliki kepercayaan diri yang jauh lebih tinggi sehingga berani melamar pekerjaan dengan kualifikasi yang jauh lebih tinggi daripada yang sesungguhnya dimilikinya. Meski terkesan tidak realistis, hal tersebut sebenarnya sangat berpengaruh karena para HRD tak hanya akan mengamati kualitas resume tetapi juga mempertimbangkan kepribadian B’timers, salah satunya tentu dengan menonjolkan kepercayaan diri yang tinggi.

Baca Juga Artikel :
Berita Terbaru
Lakukan Ini Untuk Tahan Emosi Saat Cuaca Panas!

Apakah hal tersebut berarti para pencari kerja wanita memiliki kesempatan berkarir yang berada jauh di bawah para pencari kerja pria? Tentu saja hal tersebut hanya merupakan data statistik yang tidak sepenuhnya mencerminkan fakta. Bisa jadi wanita di berbagai belahan dunia memiliki perilaku berbeda dalam menggunakan akun LinkedIn miliknya.

Selain itu, Anda juga masih bisa melakukan upaya untuk menutup kesenjangan resume berdasarkan gender tersebut lho, Ladies. Caranya, mulailah dengan meningkatkan intensitas untuk mempromosikan diri Anda secara aktif melalui media sosial LinkedIn. Anda juga bisa mempercantik resume dan profil LinkedIn Anda sesuai keinginan dan kualifikasi Anda, tentunya dengan menanamkan rasa percaya diri terhadap kemampuan pribadi Anda terlebih dahulu. Selanjutnya, beranikan diri untuk melamar pekerjaan di luar zona nyaman Anda. Semoga karir Anda makin cemrlang ya, Ladies! (dee)



artikel kompilasi
related img
LIVE
YOUR LIFE
related img
LIVE
YOUR LIFE
related img
LIVE
YOUR LIFE