Benarkah Lansia yang Berpikir Positif Lebih Panjang Umur? | Breaktime
Benarkah Lansia yang Berpikir Positif Lebih Panjang Umur?
19.05.2015
“Aging is happening and you can’t stop it. You can, however, change your perspective toward it…”


-Kinfolk-

Ya, setiap orang pasti suatu hari akan hidup menua, tak peduli seberapapun energiknya Anda saat ini. Tak sedikit orang yang khawatir dengan masa tua yang suram lantaran kemampuan fisik yang terbatas dan aktualisasi diri yang menurun. But the question is, do we really need to feel that gloomy in the old days?

Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Becca R. Levy dan tiga rekannya dari Yale University dan University of California di tahun 2014 kemarin menunjukkan temuan yang cukup mencengangkan. Para peneliti tersebut membagi 100 partisipan dalam rentang usia 61 hingga 99 tahun ke dalam empat kelompok.

Kelompok pertama bertindak sebagai variabel kontrol, kelompok ke dua mendapatkan perlakukan intervensi implisit dengan ditunjukkan pada gabungan kata “bijak dan senior” atau “gesit dan tua”, kelompok ke tiga mendapatkan perlakukan intervensi eksplisit yang mana mereka diminta untuk menulis tentang lansia sehat dan aktif, sementara kelompok ke empat, mendapat perlakuan intervensi implisit dan eksplisit.

Isi masa tua dengan pikiran positif dan keceriaan
Isi masa tua dengan pikiran positif dan keceriaan

Setelah empat minggu, setiap kelompok melengkapai tes fisik untuk mengukur kemampuan mereka ketika berjalan, menyeimbangkan diri, dan bangkit dari tempat duduk. Hasilnya, kelompok dengan perlakuan implisit menunjukkan perubahan positif yang signifikan, sedangkan kelompok eksplisit tidak menunjukkan adanya perubahan yang berarti.

Ini menunjukkan bahwa perspektif positif lansia yang didapatkan dari lingkungan sekitarnya berpengaruh pada peningkatan kemampuan fisik. Hal senada juga diungkapkan oleh seorang penelity dari School of Psychology, University of Queensland, Elise Kalokerinos.

Penelitian yang dilakukan oleh Elise selama dua tahun dengan melibatkan 50 orang usia 65 hingga 90 tahun ini, ia menyimpulkan bahwa lansia yang selalu berpikiran positif memiliki kesehatan dan sistem kekebalan tubuh yang lebih baik. 

Nah, dengan kesehatan yang baik inilah bukan hal mustahila bila lansia yang gemar positive thinking bisa hidup panjang umur dibandingkan mereka yang tidak melakukannya.

Well, berpikir positif memang tak akan pernah ada ruginya. Tak harus menunggu masa tua, Anda pun yang saat ini masih muda juga bisa mengawali gaya hidup sehat dengan membiasakan diri sejak dini untuk berpikiran positif agar aktualisasi diri selalu aktif.

Share This Article