Benarkah Ikhlas Merupakan Kunci Kebahagiaan? | Breaktime
Benarkah Ikhlas Merupakan Kunci Kebahagiaan?
23.04.2016

Dalam hidup ini, kita tentu sering dihadapkan pada berbagai masalah. Namun, bukankah itu yang bisa mendewasakan kita? B'timers sendiri tentu pernah mengalami segala macam kesulitan dan masa-masa galau, tetapi setelah semuanya berlalu Anda akan merasa lega, tenang dan lebih dewasa.

Model asal Inggris sekaligus ibu dari 5 orang anak, Katie Price, mengungkapkan kisah hidupnya yang penuh liku. Mulai dari melahirkan dua bayi dalam 13 bulan, berpindah rumah, hingga mendapati sahabatnya berselingkuh dengan tunangannya. Terdengar sangat menyesakkan, ya? 

Benarkah Ikhlas Merupakan Kunci Kebahagiaan? | Breaktime
Katie Price menginspirasi kita lewat liku kisah hidupnya

Namun, wanita berusia 37 tahun tersebut mengaku ia tak pernah meratapi nasib, dan merasa dirinya kesusahan. Ia pun bertentangan dengan tren kekinian, di mana mem-posting masalah dan keluhan pribadi di media sosial menjadi sesuatu yang “wow”.

Justru, ia selalu mampu melihat masalah di hidupnya sebagai sesuatu yang bisa menjadi pelajaran. Ia pun berbagi rahasia darinya untuk selalu menemukan kebahagiaan, yaitu hanya dengan sebuah sudut pandang yang positif.

Lewat sebuah posting penuh inspirasi di Instagram, Katie berbagi sebuah pesan: “Salah satu momen kebahagiaan dalam hidup ketika Anda berani melepaskan sesuatu yang tak bisa Anda ubah”. Singkatnya, itu berarti kita harus ikhlas dalam melepaskan hal-hal yang memang harus terjadi dan tak bisa kita ubah.

Benarkah Ikhlas Merupakan Kunci Kebahagiaan? | Breaktime
Posting dari Katie yang menginspirasi

Apa yang diungkapkan Katie memang benar, B’timers.  Kadang kita terlalu fokus terhadap hal-hal buruk yang terjadi dan hanya ada pertanyaan mengapa dan mengapa. Karena itulah, serasa tak ada jalan keluar karena memang kita dibutakan dari berbagai solusi yang sebenarnya ada di depan mata.

Karena itulah, sudut pandang baru memang sangat diperlukan dalam mengatasi dan menghadapi berbagai macam masalah yang terjadi. Bukannya berfokus pada ketidakmampuan diri, justru syukurilah bahwa B’timers masih bisa tetap tegar berdiri.

Dengan demikian, Anda akan dapat lebih memahami makna kehidupan yang sebenarnya. Rasa ikhlas akan membuat Anda bahagia karena rasa syukur yang tinggi. So, just let it go, B’timers. (md)

Share This Article