Ada Risiko Pakai Tato untuk Fisik dan Pikiran! | Breaktime
Benarkah ada Risiko Pakai Tato untuk Fisik dan Pikiran?
23.06.2016

Ingin punya tato, B’timers? Well, tato mungkin tampak begitu keren di zaman sekarang ini. Beberapa gambar menarik bisa dipatrikan di tubuh sebagai bentuk seni atau ungkapan cinta pada sesuatu. Dan Amerika memiliki jumlah tertinggi mereka yang punya tato. Namun beberapa risiko memakai tato untuk fisik dan pikiran berikut ini bisa menjadi alasan sebelum Anda memutuskan punya tato, B’timers.

Risiko tertular infeksi dari jarum

Penggunaan kembali jarum tato dapat menyebabkan penyakit berat seperti HIV dan hepatitis, lho. Itulah kenapa penting untuk menghindari mendapatkan tato dari tempat ilegal yang memungkinkan Anda bisa tertular penyakit berbahaya.

Alergi terhadap tinta tato

Reaksi terhadap tinta tato, entah itu tinta temporer atau permanen sangat umum terjadi. Dan menurut penelitian, tinta merah dan kuning yang paling mungkin menyebabkan reaksi alergi di kulit seseorang. Sementara pigmen hitam, ungu dan hijau tidak terlalu tinggi tingkatan alerginya.

Infeksi kulit

Daerah kulit yang ditato dapat terinfeksi bahkan meskipun Anda meggunakan jarum steril, B’timers. Gejala infeksinya adalah ruam merah, bengkak hingga nyeri. Inilah salah satu risiko memakai tato untuk fisik dan pikiran yang perlu diperhatikan.

Ada Risiko Pakai Tato untuk Fisik dan Pikiran! | Breaktime
Meski tampak keren, tapi penuh risiko, lho, B’timers!

Timbul jaringan parut pada kulit

Anda tentu tahu, kalau tato dapat menyebabkan timbulnya jaringan parut pada kulit. Hal ini disebabkan karena tubuh berusaha untuk menghilangkan zat asing, yaitu tinta. Dengan reaksi itulah biasanya akan timbul benjolan di sekitar tato. Pada beberapa kondisi kulit dapat semakin buruk.

Bisa ada perubahan warna kulit

Di bagian kulit di mana tato dilakukan, akan berubah warna secara permanen, lho, B’timers. Meskipun selama beberapa periode warna tersebut bisa memudar, tetapi tidak akan pernah sembuh sepenuhnya. Jadi Anda harus mengingatnya sebelum memutuskan untuk menato tubuh.

Pikirkan kembali risiko memakai tato untuk fisik dan pikiran sebelum Anda meminta tubuh untuk di tato, ya, B’timers? (NO) 

Share This Article