Beda Teknik Meditasi, Beda Pula Manfaatnya | Breaktime
Beda Teknik Meditasi, Beda Pula Manfaatnya
21.09.2015

Selama ini, banyak yang beranggapan bahwa semua jenis meditasi akan menghasilkan manfaat yang sama bagi tubuh, utamanya otak. Namun, nyatanya beda teknik meditasi, beda pula gelombang otak yang ditampilkan. Ini berarti, tiap jenis meditasi memiliki manfaat masing-masing bagi tubuh manusia. Seperti apa sih perbedaannya? Yuk, intip ulasan berikut:

Tipe 1: Meditasi konsentrasi

Meditasi tipe ini merupakan pusat dari semua jenis meditasi lainnya. Karena ketika bermeditasi, Anda perlu melatih otak untuk konsentrasi dan fokus menyingkirkan segala gangguan baik dari luar ataupun dalam.

Saat dilakukan, meditasi ini akan meningkatkan aktivitas gelombang beta dan gamma pada EEG. Jika digambarkan, gelombang otak yang dihasilkan merupakan gelombang cepat yang menunjukkan keadaan aktif dan penuh kesadaran. Dengan melakukan teknik ini, B’timers akan mendapatkan emosi, fokus, dan pengolahan informasi sensorik yang lebih baik.

Gelombang otak normal
Gelombang otak normal

Tipe 2: Meditasi pengawasan pikiran

Meditasi jenis ini fokus untuk mengamati pikiran dengan penuh kesadaran. Manfaat dari meditasi ini adalah untuk melatih kesabaran dan mengamati tingkah laku orang lain tanpa menghakimi mereka.

Berdasarkan pengukuran EEG, meditasi ini akan meningkatkan aktivitas gelombang theta yang lebih lambat sehingga pikiran akan mudah untuk rileks. Umumnya, teknik meditasi digunakan untuk membantu mereka yang mengalami kecemasan dan depresi.

Open Monitoring sangat cocok untuk manajemen stres
Open Monitoring sangat cocok untuk manajemen stres

Tipe 3: Transendental

Teknik meditasi transendental sebenarnya mirip dengan meditasi konsentrasi, hanya saja, teknik ini berpuncak pada pengalaman mental. Meditasi ini akan menurunkan aktivitas thalamus, daerah yang bertanggung jawab mengolah informasi sensorik, serta mengaktfkan daerah frontal otak yang berfungsi sebagai penalaran moral.

Pada rekaman EEG juga terlihat bahwa gelombang alpha otak juga meningkat yang menunjukkan relaksasi dan ketenangan. Selama meditasi trensendental, koherensi gelombang otak akan meningkat sehingga komunikasi antar bagian otak jadi lebih baik. Bahkan, meditasi jenis ini termasuk mudah dilakukan mengingat gelombang otak pemula dan master meditasi tidaklah jauh berbeda.

Meditasi kini tak hanya digunakan untuk kepentingan rohani, tapi juga sebagai obat penghilang kegelisahan, kecemasan, dan rasa sakit. Sudahkan B’timers mencobanya?

Share This Article