Mengatasi Anak Yang Sulit Konsentrasi | Breaktime
Bagaimana Mengatasi Anak Yang Sulit Konsentrasi?
27.12.2015

Menjadi orang tua bisa merupakan hal yang paling menggembirakan. Ketika mengawasi putra putri tumbuh dan berkembang, kita pasti akan merasakan kebanggaan tersendiri. Dan bagaimanapun, seperti yang para orang tua ketahui, tetap ada tantangan yang akan muncul dalam membesarkan anak-anak. Karena setiap anak memiliki problem-nya masing-masing.

Kebanyakan dari mereka memiliki kesulitan untuk menjaga konsentrasi atau tidak bisa fokus pada satu topik. Jika Anda memiliki anak dengan masalah tersebut, tentu ingin tahu bagaimana cara mengatasi mereka, kan?

Apa yang terjadi pada anak-anak sehingga mereka mudah kehilangan konsentrasi?

Pernahkan Anda mendapatkan surat panggilan atau telepon dari sekolah buah hati, yang melaporkan bahwa mereka mengalami kesulitan dalam mata pelajaran tertentu? Lalu ketika Anda meminta mereka bercerita tentang apa yang terjadi di sekolah, mereka menangis atau bahkan marah, karena mereka sendiri tidak mengetahui mengapa hal itu terjadi.

Mungkin akan sedikit sulit untuk menerima, bahwa anak Anda tidak tahu mengapa mereka tidak dapat fokus ketika di dalam kelas. Well, B’timers, daripada Anda membuang waktu untuk berdebat dengan buah hati, sebaiknya segera temui guru mereka untuk membicarakan apa yang terjadi selama jam sekolah.

Mengatasi Anak Yang Sulit Konsentrasi | Breaktime
Ajak anak-anak untuk berbicara agar mereka mau terbuka jika mengalami kesulitan

Jelaskan pada mereka

Seperti yang kita lihat, banyak anak yang justru tidak paham, mengapa mereka mengalami kesulitan menjaga konsentrasinya.

Nah, Anda bisa mengajaknya duduk bersama ketika suasana hatinya sedang senang, dan jelaskan pada mereka tentang kesulitan apa yang akan mereka hadapi nanti jika masalah ini tidak diselesaikan. Katakan pada mereka bahwa Anda sangat ingin membantu, dan akan sangat baik jika mereka ikut berdiskusi untuk mencari jalan keluar.

Buatkan jadwal rutin untuk mereka

Anak-anak akan semakin sulit untuk konsentrasi jika mereka tidak memiliki jadwal yang teratur. Oleh sebab itu, ajaklah mereka untuk membuat jadwal rutin kegiatan mereka. Misalnya kapan waktunya mengerjakan tugas sekolah, menonton televise, atau berolahraga.

Biarkan mereka yang menentukan jam dan kegiatan apa yang mereka ingin lakukan pada jam tersebut. Untuk membuatnya tampak menarik, ijinkan mereka memilih gambar untuk menghiasi papan jadwalnya.

Beri mereka waktu istirahat

Bagi anak yang memiliki masalah dalam menjaga konsentrasi, Anda tentu tidak dapat memaksanya mengerjakan pekerjaan rumah hingga selesai. Jika mereka sudah benar-benar jenuh, mereka tidak akan maksimal mengerjakan tugas tersebut.

Karena itu jika memang mereka sudah tampak kehilangan konsentrasi, ijinkan untuk istirahat beberapa menit. Kebanyakan anak memerlukan 10 menit untuk bisa kembali fokus.

Jauhkan dari sumber gangguan

Hilangnya konsentrasi pada anak-anak biasanya karena adanya suara bising, mainan di meja seberang, atau terlalu banyak orang di ruangan. Anda bisa bekerja sama dengan guru-guru mereka agar bisa menciptakan kondisi yang memungkinkan bagi anak Anda untuk tetap focus, seperti menempatkan mereka di ruangan yang minim gangguan.

Begitu juga di rumah, usahakan tempatnya belajar tidak terlalu banyak memiliki barang yang akan mengganggu konsentrasinya.

Bicaralah pada anak Anda

Ketika banyak anak yang memiliki kesulitan untuk tetap fokus selama belajar di sekolah, mungkin mereka juga tidak dapat fokus selama percakapan. Cobalah dengan memposisikan tubuh Anda setinggi mereka, dan usahakan mata Anda sejajar dengan matanya. Saat itu bicaralah pada mereka dengan suara lembut.

Bagi anak-anak yang tidak mampu konsentrasi, dengan posisi demikian mereka akan lebih mudah untuk menjaga agar tetap fokus pada apa yang Anda bicarakan.

So, Anda tidak perlu cemas lagi bagaimana mengatasi anak yang tidak mampu menjaga konsentrasi mereka. Jika seandainya mereka masih mengalami kesulitan, Anda bisa memberikan petunjuk sedikit apa yang harus mereka lakukan.

Share This Article