Anak Mengalami Autis? Kenali Trik Mengasuhnya! | Breaktime
Anak Mengalami Autis? Kenali Trik Mengasuhnya, Yuk!
01.12.2015

Autism is not a word to be feared. It’s a child to be loved.

Memiliki anak dengan autisme bisa jadi ujian yang cukup memusingkan bagi para orang tua. Namun, di sisi lain Anda patut bersyukur karena menjadi orang-orang terpilih dengan kemampuan mengasuh di atas rata-rata. Sebab, tak semua orang mampu mengasuh buah hati yang autis, bukan? Nah, berikut tips yang bisa menguatkan diri Anda sebagai pengasuh mereka:

Pelajari seluk beluk dunia autis

Pada umumnya, anak dengan autisme dapat dideteksi ketika ia berumur di bawah tiga tahun. Tanda-tanda ini dapat dilihat pada kesulitan mereka dalam interaksi sosial, kemampuan berbicara, dan perilaku. Semakin banyak informasi yang B’timers peroleh tentang dunia anak autis, semakin besar pula harapan untuk mengembangkan potensi mereka sejak dini.

Kenalkan keluarga dengan dunia autisme

Banyak para ibu yang merasa buah hatinya seketika diisolir keluarga ketika disinyalir terkena autis. Inilah peranan Anda untuk memahamkan apa itu autis dan bagaimana sikap keluarga semestinya menghadapi kondisi ini. Langkah ini akan bantu menurunkan stres yang melanda keluarga dan berganti dengan kasih sayang bantu mencari jalan keluar.

Bangun jaringan pertemanan yang kuat

Tak dipungkiri bahwa membesarkan anak autis juga berdampak pada psikologis Anda sendiri sebagai orang tua. Oleh karena itu, temukan jaringan pertemanan yang memberikan dukungan emosional secara penuh. Lakukan konsultasi dengan mereka yang memiliki pengalaman sama dan kunjungilah dokter atau terapis untuk mendapat informasi seputar cara pengasuhan yang tepat.

Anak Mengalami Autis? Kenali Trik Mengasuhnya! | Breaktime
Sayangi anak autis dengan sepenuh hati

Cari tahu treatment yang bisa dilakukan

Sampai saat ini, autis memang tidak dapat disembuhkan. Namun, para ahli perkembangan anak sepakat bahwa anak autis harus segera ditangani setelah adanya diagnosis. Sebab, training ketrampilan dan perilaku yang dilakukan sejak dini dapat berpengaruh positif pada perkembangan mental mereka.

Pelajari behavioral training lebih dalam

Komunikasi dengan anak autis akan lebih mudah bila Anda memahami teknik behavioral traning dengan baik. Terapi ini terdiri dari applied behavior analysis, developmental, indifidual differences, relationship-based approach (DIR), sensory integration therapy dan masih banyak yang lainnya. Terapi ini dapat Anda dapatkan di sekolah luar biasa atau klinik autis terdekat.

Yang perlu Anda ingat, asuhlah anak autis dengan kasih sayang penuh dan kesabaran. Mereka adalah makhluk spesial yang diciptakan Tuhan dengan kemampuan berpikir mengagumkan. Autism teaches you to think outside the box! (vsc)

Share This Article