Anak Juga Bisa Stres, Waspadai dengan 5 Cara Ini | Breaktime
Anak Juga Bisa Stres, Waspadai dengan 5 Cara Ini
07.05.2016

Stres bisa menyerang siapa saja, bahkan anak-anak. Sayangnya, para orang tua sering menganggap remeh hal tersebut karena stres yang dialami anak kecil adalah hal wajar terjadi di masa anak-anak. Berhentilah menganggap remeh masalah yang dihadapi buah hati tercinta, Bunda. Perlu dicatat bahwa selain karena masalah sekolah dan teman-teman, keluarga juga menjadi sumber terbesar stres pada anak. Untuk mengatasinya, berikut tips yang bisa membantu Bunda meringankan beban buah hati.

Pahami dan berikan simpati

Saat terjadi sesuatu pada anak Anda, jangan lepas tangan meski itu hanya masalah kecil dengan temannya. Tunjukkan bahwa Anda siap membantunya meski dia mungkin tidak tahu tentang hal itu. Namun ingat, jangan melontarkan pertanyaan menuduh agar ia tidak semakin tertekan dengan merasa tidak dipercayai.

Dengarkan buah hati Anda

Bunda, anak akan merasa aman ketika orang tuanya menunjukkan kepeduliannya. Saat anak sedang dalam masalah, mintalah anak Anda untuk memberitahu Anda apa yang terjadi. Dengarkan dengan penuh perhatian, tenang, penuh kesabaran, keterbukaan dan rasa peduli. Jangan sekalipun bersikap judgmental, menyalahkan atau menggurui. Cobalah untuk memahami seluruh ceritanya dengan mengajukan pertanyaan seperti “Lalu apa yang terjadi?” dengan pelan-pelan saja dan biarkan anak Anda mengambil waktunya juga.

Anak Juga Bisa Stres, Waspadai dengan 5 Cara Ini | Breaktime
Menyedihkan melihatnya menangis

Berikan komentar singkat untuk menjukkan dukungan

Saat mendengarkan anak Anda menceritakan masalahnya, berikan komentar-komentar singkat untuk menunjukkan bahwa Anda memahami perasaannya. Ucapkan komentar seperti “Itu pasti sangat menjengkelkan,” atau “Itu pasti tak adil buatmu,”. Dengan melakukan hal ini menunjukkan bahwa Anda peduli dan memahami apa yang anak Anda rasakan. Perasaan dipahami dan didengar membantu anak Anda merasa terdukung. Ini adalah hal yang sangat penting pada saat anak Anda stres.

Ajarkan bagaimana menunjukkan emosi

Banyak anak-anak muda belum memiliki kata-kata untuk menunjukkan perasaan mereka. Jika anak Anda tampaknya marah atau frustrasi, ia lebih memilih diam dan memendam. Itulah yang menjadikannya semakin tertekan. Bantu dia belajar untuk mengidentifikasi emosi dengan kata-kata yang baik. Menempatkan perasaan dalam kata-kata membantu anak-anak berkomunikasi dan mengembangkan kesadaran emosionalnya.

Anak Juga Bisa Stres, Waspadai dengan 5 Cara Ini | Breaktime
Selama Anda di sisinya semuanya akan baik-baik saja

Bantu anak Anda memikirkan apa yang harus dilakukan

Karena anak-anak hanya menyimpan masalahnya, kini saatnya Anda membantu buah hati untuk berpikir bagaimana menyelesaikan masalah. Mungkin pada mulanya terasa berat mengajak sang anak bertanggung jawab. Namun dengan orang tua di sisinya, perlahan anak-anak akan mengerti bahwa masalah akan selesai jika diatasi.

Yang terpenting dari semuanya adalah bahwa Anda selalu bersabar bersamanya, selalu ada di sisinya dan menemaninya dalam kondisi seburuk apapun. Jangan biarkan anak Anda melewati masa sulitnya sendirian meski bagi para orang tua itu adalah hal yang wajar. Anak Anda adalah permata yang Anda tak rela jika dia terluka, bukan? (nap)

Share This Article