Agar Hati Bisa Menerima & Memaafkan Diri Sendiri | Breaktime
Agar Hati Bisa Menerima dan Memaafkan Diri Sendiri
23.05.2016

Manusia memang tak sempurna, kan? Karena itulah, siapapun pasti pernah berbuat salah, termasuk B’timers. Namun, jangan sampai Anda larut dalam emosi yang terus membawa perasaan negatif dalam hati dan pikiran. Terus merasa bersalah juga bisa menghambat Anda untuk menatap masa depan dan melangkah maju. Untuk berhenti menyesali diri sendiri, ini yang harus Anda lakukan:

Sadari bahwa pikiran dan hati itu tak sama

Meski hati Anda terus merasa sedih dan bersalah, coba sekali lagi renungi dengan kepala jernih. Sebab, pada dasarnya hati dan pikiran itu berbeda. Walau sulit, pikirkan hal-hal positif dan hikmah yang bisa diambil dari pengalaman buruk Anda. Resapi makna hidup yang didapat.

Menganggap diri sendiri sebagai seorang sahabat

Jika Anda ingin mencapai sesuatu namun masih gagal, Anda bisa mencoba melihat diri sendiri sebagai sahabat atau keluarga dekat. Ini akan mengubah pandangan negatif Anda, dari yang tadinya fokus terhadap emosi, jadi lebih fokus terhadap saran dan solusi.

Belajar dari kesalahan dan kegagalan

Saat kecil kita lebih berani dan tak kenal takut ketika mempelajari hal-hal baru. Jatuh saat belajar jalan, salah mengucap saat belajar bahasa Inggris. Cobalah untuk kembali memasang mindset itu dan jangan takut dengan kegagalan, justru jadikan kesalahan sebagai pelajaran.

Agar Hati Bisa Menerima & Memaafkan Diri Sendiri | Breaktime
Meratapi kesalahan takkan mengubah apa-apa

Belajar berkata “tidak” daripada mengiyakan di luar kemampuan

Ada situasi dan kondisi di mana kita memang tidak sanggup melakukan sesuatu. Ada hal yang memang menjadi keharusan, namun hal lainnya adalah pilihan. Bedakan ini dengan jelas dan jangan siksa diri dengan selalu berkata “ya” atas semua harapan dan permintaan, terutama dari orang lain. Katakan “tidak” bila memang tak sanggup dan rasakan kelegaan yang tiada tara.

Maafkan diri sendiri dengan selalu melihat sisi positif

Saat melakukan kesalahan, biasanya Anda hanya fokus terhadap apa yang gagal Anda lakukan. Tapi, jika Anda terus-menerus meratapinya, siapa yang diuntungkan? Tak seorangpun! Karenanya, berhenti menyalahkan diri sendiri, yang sudah terjadi biarlah terjadi. Anda bisa melihatnya dari sisi positif dan maafkan diri Anda dengan ikhlas.

Dengan cara-cara tadi, B’timers bisa dengan lebih mudah dan lega memaafkan diri sendiri meski telah berbuat kesalahan. Kegagalan itu tak bisa dihindari, namun jadikan itu pelajaran berharga untuk masa depan di kemudian hari. (md)

Share This Article