Hal Ini Dihindari Orang dengan Kecerdasan Tinggi | Breaktime
7 Hal yang Dihindari Orang dengan Kecerdasan Emosional Tinggi
08.11.2015

Mereka yang memiliki kecerdasan emosional tinggi (EQ), memiliki kehidupan yang lebih menyenangkan dan stabil. Pengambilan keputusan yang bijaksana dan bermakna, membuat orang-orang ini memiliki sangat sedikit masalah mental, termasuk depresi dan kecemasan. Selain itu, mereka juga terus berkembang dalam lingkungan sosial atau profesional karena terus berusaha untuk mencapai hasil yang baik dalam seluruh aspek kehidupan.

Kecerdasan emosional yang tinggi bukanlah hal mudah untuk dimiliki, tapi bisa dibentuk mulai dini. Langkah awal adalah dengan menghindari konflik tidak bermanfaat seperti yang selalu dihindari orang-orang dengan EQ tinggi:

Hal Ini Dihindari Orang dengan Kecerdasan Tinggi | Breaktime
Orang ber-EQ tinggi memberikan saran dan menawarkan bantuan

Tidak terpengaruh drama kehidupan

Orang dengan EQ tinggi memang memiliki rasa empati yang mereka berikan pada semua orang. Tapi, mereka sama sekali tidak terpengaruh dan ikut campur dalam drama kehidupan orang lain. Ketika seseorang yang bermasalah mendatangi mereka, orang dengan EQ tinggi akan mendengarkan, memberikan saran, dan menawarkan bantuan. Bukan malah terjebak dalam masalah tersebut dan memberikan reaksi yang mendominasi.

Tidak mengeluh

Sehari saja tanpa mengeluh rasanya sulit, bukan? Tapi jika ingin membentuk EQ, Anda harus mulai berhenti mengeluh. Orang-orang cerdas, akan mencari solusi dari masalah mereka, bukan mencari cara untuk menyalahkan orang lain atas kondisi buruk yang dihadapinya. Dibanding mengeluh, orang dengan EQ tinggi lebih memilih untuk berhenti sejenak dari keruwetan yang Anda dengan melakukan hal-hal menenangkan, kemudian mencari penyelesaian.

Berani berkata tidak

Orang dengan EQ tinggi memilki kontrol diri dan keyakinan yang kuat. Mereka berani mengatakan tidak pada hal-hal yang dianggapnya merugikan diri. Mereka meyakini kemauan mereka dan berkonsentrasi pada ketenangan dan kesejahteraan diri. Jadi, mulailah mengatakan tidak pada diri sendiri maupun orang lain jika hal tersebut merugikan.

Hal Ini Dihindari Orang dengan Kecerdasan Tinggi | Breaktime
Berani berkata tidak pada hal-hal yang merugikan

Tidak bergosip

Gosip merupakan bagian dari dalam kehidupan dan orang dengan EQ tinggi tidak menyukai terlibat di dalamnya. Mereka menganggap semua orang sama dan kesalahan merupakan bagian dari perbaikan diri. Jika kesalahan orang lain bernilai positif, orang ber-EQ tinggi memandangnya dari sisi lainnya.

Berusaha sendiri

Mengandalkan orang lain memang terlihat mudah. Tapi, mengandalkan orang lain bukanlah ciri khas orang ber-EQ tinggi. Mereka akan merasa lebih puas ketika berusaha sendiri dan tidak mengandalkan orang lain. Bagi mereka, mengandalkan orang lain harus menerima risiko kekecewaan, oleh karena itu berusaha dengan keringat sendiri membuat mereka lebih menghargai kehidupan.

Tidak berpikir negatif

‘Aku tidak bisa’, ‘Aku jelek’, ‘Hidupku menyedihkan’, bukanlah bagian dari pikiran orang ber-EQ tinggi. Mereka menghindari diri untuk berpikiran negatif atas diri mereka sendiri. Mereka lebih senang untuk berusaha memperbaiki diri dibandingkan berpikiran negative.

Tidak mempermasalahkan masa lalu

Masa lalu yang buruk akan menimbulkan penyesalan dan keluhan pad diri sendiri. Tapi, bagi orang yang memiliki EQ tingi, masa lalu yang buruk merupakan kesempatan bagi mereka untuk terus berusaha menjadi lebih baik. Mereka belajar dari masa lalu dan hidup di masa sekarang untuk bersyukur, kepuasan diri, dan berusaha.

Sudah siap menjadi orang dengan kecerdasan emosional tinggi, B’timers? (dfr)

Share This Article