7 Hal Tabu Saat Tahun Baru Imlek Tiba | Breaktime
7 Hal Tabu Saat Tahun Baru Imlek Tiba
01.02.2016
“We all get the exact same 365 days. The only difference is what we do with them.” - Anonymous

Tahun baru Cina atau bisa disebut Imlek tentu harus disambut dengan suka cita. Dalam merayakan pergantian tahun ini, masyarakat Cina memiliki tradisi unik agar setahun kedepan memiliki kehidupan yang baik dan berlimpah rejeki. Diantara bermacam tradisi tersebut, salah satunya adalah larangan-larangan tertentu yang dianggap tabu. Apa saja ya?

Melakukan pengobatan

Minum jamu atau obat saat hari pertama tahun baru merupakan hal yang dilarang. Melakukannya hanya akan membawa sakit selama setahun. Bahkan, di beberapa tempat, setelah bel tahun baru berbunyi di tengah malam, masyarakat Cina akan memecahkan pot obat mereka dengan keyakinan untuk menjauhkan penyakit.

7 Hal Tabu Saat Tahun Baru Imlek Tiba | Breaktime
Bubur dan daging tidak boleh disajikan saat tahun baru

Makanan untuk sarapan

Bagi warga Jakarta, sarapan bubur tentu menjadi hal yang lumrah. Namun, saat tahun baru, masyarakat Cina akan menghindari bubur dan menyajikan nasi. Bubur yang menjadi simbol sarapan orang miskin, dipercaya dapat menyebabkan dimulainya tahun ‘miskin’ dan menjadi pertanda buruk. Selain itu, daging juga tidak boleh disajikan untuk menghormati Buddha yang menyayangi hewan.

Mencuci pakaian

Mencuci pakaian merupakan hal yang tidak seharusnya dilakukan dihari pertama dan kedua tahun baru Imlek. Hal ini berhubungan dengan perayaan kelahiran Shuishen atau Dewa Air yang lahir pada waktu tersebut.

Benda tajam

Jarum, pisau, ataupun gunting, sebaiknya dihindari saat tahun baru tiba. Pertama, tentu saja untuk menghindari kecelakaan. Kedua, benda-benda ini dianggap dapat menurunkan kekayaan atau keuntungan di tahun mendatang.

7 Hal Tabu Saat Tahun Baru Imlek Tiba | Breaktime
Jauhkan benda tajam saat merayakan tahun baru Cina

Wanita tidak meninggalkan rumah

Saat tahun baru Imlek, kaum wanita sebaiknya tidak meninggalkan rumah mereka. Kecuali ia menginginkan tahun yang penuh dengan nasib buruk.

Mengunjungi orang tua

Seorang anak perempuan yang telah menikah, tidak diizinkan untuk mengunjungi rumah orang tuanya. Mengunjungi rumah orang tua diyakini akan membawa sial pada orang tua dan menyebabkan  kesulitan ekonomi bagi keluarga.

Keramas dan menyapu

Keramas saat tahun baru dipercaya dapat membersihkan segala keberuntungan. Sedangkan menyapu diyakini dapat menyapu bersih kekayaan, sehingga menyebabkan kesusahan selama setahun.

Selain hal-hal tabu diatas, mengatakan kalimat atau kata yang memiliki arti buruk seperti ‘mati’, ‘sakit’, ‘miskin’, dan ‘bangkrut’ juga sangat dilarang karena dapat membawa petaka. Berbagai kepercayaan di tahun baru Cina ini meskipun mulai ditinggalkan dan tergerus oleh era modern. Namun, tak sedikit pula yang terus melestarikannya hingga kini. Lantas, bagaimana dengan Anda B’timers? (dfr)

Share This Article