Single Parent Bahagia? Iniloh yang Menjadi Rahasianya | Breaktime
5 Kunci Bahagia Menjadi Single Parent
14.08.2015

Tidak ada orang tua yang memiki keinginan untuk menjadi single parent. Hakikat manusia yang merupakan mahluk sosial membuat seseorang selalu ingin memiliki partner disampingnya ketika merasa terpuruk. Namun, ketika mahligai pernikahan tidak berjalan baik, perceraian menjadi jalan satu-satunya untuk ditempuh.

Show must go on, jangan hanya bisa terpuruk. Anda juga harus tegar menghadapi kenyataan yang menghadang di luar sana, terutama untuk kebahagiaan buah hati tercinta. B’timers punya kunci menjalani hidup yang bahagia meski Anda merupakan single parent:

Bangun sebuah rutinitas

Lakukan sarapan pagi secara rutin bersama buah hati
Lakukan sarapan pagi secara rutin bersama buah hati

Sarapan pagi, tidur malam, dan juga dinner yang dilakukan bersama akan membuat buah hati Anda merasa aman dan nyaman. Anda mungkin akan merasa bersalah tidak bisa menghabiskan banyak waktu dengan buah hati karena pekerjaan. Namun, jangan paksa mereka untuk tetap bangun di malam hari hanya untuk mengggantikan momen bersama karena terbatasnya waktu.

Leah Klungness seorang psikolog di Long Island New York dan juga co-author dari The Complete Single Mother, menyatakan bahwa anak-anak memiliki kebutuhan istirahat malam yang lebih lama, jadi jangan mengganggunya.

Luangkan waktu untuk bermain

Jangan hanya sibuk bekerja, luangkan waktu bermain dengan anak
Jangan hanya sibuk bekerja, luangkan waktu bermain dengan anak

Seberapapun sibuknya Anda, luangkan sedikit waktu untuk sekedar menemani buah hati bermain. Dalam waktu tersebut, fokuskan perhatian dan kasih sayang Anda hanya untuk sang buah hati tercinta. Barry G. Ginsberg, PhD, seorang psikolog anak dan keluarga di Doylestown menyarankan kepada para orang tua tunggal untuk mematikan smartphone dan melupakan pekerjaan kantor sejenak, kemudian menggunakan waktu khusus untuk menemani anak bermain. Percayalah, hal ini akan membuat Anda merasa lebih bahagia.

Terimalah bantuan

Menjadi seorang single parent yang tangguh bukan berarti Anda tidak membutuhkan bantuan dari orang lain. Jika ada orang dekat, contohnya saja keluarga, tetangga, dan sahabat yang ingin mengulurkan bantuan, terimalah dengan senang hati. Namun, jangan jadikan hal ini kebiasaan ya, B’timers. Terimalah jika Anda benar-benar membutuhkannya.

Ajak anak berperan serta

Ajak anak untuk ikut berperan serta dalam keluarga
Ajak anak untuk ikut berperan serta dalam keluarga

Saat menjadi seorang single parent, banyak hal yang harus Anda atur dan kontrol. Oleh sebab itu, bekerjasamalah dengan buah hati. Komunikasikan hal-hal yang sekiranya bisa dibicarakan dengan buah hati. Selain pekerjaan rumah cepat selesai, buah hati Anda akan merasa bangga karena bisa membantu meringankan beban orang tuanya.

Beristirahatlah

Semua orang tahu, tugas single parent menjadi lebih berat. Menjadi seorang ayah dan ibu sekaligus akan membuat tenaga Anda terkuras dengan cepat. Maka dari itu, give yourself a break. Jangan segan melakukan hal-hal yang bisa membuat Anda bahagia, misalnya makan di kafe favorit atau nonton film di bioskop saat akhir pekan.

Menjadi orang tua tunggal tak berarti hidup Anda berakhir. Banyak hal yang bisa dilakukan untuk lebih bahagia. Semangat, B’timers!

Share This Article