4 Manfaat Unik Saat Anda Berani Berkata “Tidak” | Breaktime
4 Manfaat Unik Saat Anda Berani Berkata “Tidak”
15.11.2015

Coba ingat-ingat, kapan terakhir kali B’timers menolak ajakan teman? Mungkin di antara Anda ada yang sudah lupa karena selama ini selalu berkata “iya” pada hampir semua ajakan. Dan di antara sekian ajakan tersebut, mana yang sebenarnya membuat Anda tertekan diam-diam?

Well, jika ada banyak, mulai sekarang selamatkan diri Anda dengan berani berkata “tidak” saat diajak atau dimintai bantuan. Setidaknya, ada lima alasan nekat berkata “tidak” baik bagi diri Anda:

Simbol kebebasan

Dibalik kesan negatif dari kata “tidak”, sebenarnya Anda tengah memperjuangkan pilihan dan kebebasan ketika berani melakukannya. “Saya tak mau menandatangani persetujuan itu” karena berlawanan dengan prinsip saya, “Saya tak bisa datang ke acaramu” karena punya hal lain lebih penting untuk dilakukan, semua ini bentuk perjuangan kebebasan Anda sendiri.

Mungkin di awal Anda akan merasa cukup bersalah, tapi setidaknya Anda sudah menyelesaikan aktivitas yang jadi skala prioritas. Dengan begitu, B’timers juga tak perlu menyesal karena sudah mengabaikan diri sendiri.

4 Manfaat Unik Saat Anda Berani Berkata “Tidak” | Breaktime
Lakukan aktivitas yang memang ingin dilakukan dari hati

Mengakui keterbatasan

Banyak diantara B’timers yang sering menerjang batas kemampuan demi menolong orang lain. Memang, ini adalah tujuan yang mulia, tapi sudah berapa kali Anda kuwalahan, bahkan terluka oleh tindakan semacam ini? Sekali-kali B’timers perlu berkata “tidak” dan sadar sepenuhnya bahwa diri Anda bukanlah superman atau wonderwoman yang bisa melakukan ini-itu kapan saja.

Menentramkan pikiran

Banyak orang berpikiran bahwa berkata “ya” jauh lebih menentramkan dibanding berkata “tidak”. Sebab, berkata ya akan membuat orang lain merasa bahagia dan Anda bebas dari pandangan yang mengancam.

Sayangnya, sikap tak berani berkata “tidak” justru kerap bikin stres karena Anda terbiasa menanggung beban berlebih yang selalu dipaksakan. Namun, berani berkata “tidak” akan membebaskan dari rentetan aktivitas berat yang sebenarnya tak terlalu punya arti penting bagi hidup Anda.

Bantu fokus pada tujuan

Menuruti keinginan banyak orang di sekitar Anda benar-benar tak akan ada habisnya. Yang terasa hanyalah rasa lelah tak berujung dan menyadarkan Anda bahwa tujuan pribadi sama sekali belum terwujud.

Namun, kata “tidak” akan bantu Anda untuk menyediakan waktu khusus mengejar target pribadi yang selama ini diinginkan sejak lama. Lepaskan bahu Anda dari sedikit tuntutan teman atau keluarga dan ambillah waktu untuk mengejar tujuan yang memang bermakna penuh bagi hidup ini.

Sekarang giliran B’timers untuk merasakan manfaat berkata “tidak” tersebut secara langsung. Ingat, manusia memang makhluk sosial, tapi bukan berarti bahwa Anda harus menjadi “pekerja sosial” terus-terusan, bukan? (vsc)

Share This Article