4 Kalimat Terlarang untuk Dikatakan Pada Mereka yang Sulit Hamil | Breaktime
4 Kalimat Terlarang untuk Dikatakan Pada Mereka yang Sulit Hamil
28.09.2015

Bagi seorang wanita, kebahagiaan yang sejati adalah ketika bisa melahirkan buah hati. Tidak hanya jadi sumber kebahagiaan, kehadiran buah hati dalam rumah tangga juga bisa menjadi perekat hubungan kedua orang tuanya. Namun, menjadi kekhawatiran tersendiri ketika seorang istri tidak kunjung memiliki buah hati.

Sebagai orang terdekat, pastinya Anda ingin senantiasa mendukung, ya. Namun berhati-hatilah, ada beberapa kalimat yang tabu dan membuat mereka merasa putus asa, seperti berikut ini:

“Detik dimana kamu berhenti berusaha, kamu akan hamil"

Pilih kata yang paling tepat untuk selalu memberi dukungan
Pilih kata yang paling tepat untuk selalu memberi dukungan

Niatnya sih, ingin membuat teman dekat untuk mengurangi kekhawatiran yang berlebihan dan menyalurkan optimisme. Namun, mengatakan hal tersebut hanya akan membuat wanita yang sulit hamil menjadi semakin terpuruk. Hal ini dikarenakan, infertility atau kemandulan merupakan sebuah kondisi medis bukan psikis. Maka dari itu, daripada mengatakan hal tersebut, lebih baik untuk menanyakan tentang treatment yang telah dilakukan untuk mengatasi kemandulan. Dan beri tahulah, bahwa Anda selalu ada jika ia ingin membicarakan atau membutuhkan sesuatu.

“Kamu akan jadi ibu sebentar lagi, tenang saja”

Mengatakan hal seperti ini kepada mereka yang sedang mengharapkan kehadiran buah hati sangatlah tidak disarankan. Menjajikan sesuatu hal yang Anda sendiri tidak tahu kepastiannya sangatlah tidak adil untuk mereka. Anda bisa mengatakan hal tersebut ketika orang yang bersangkutan memutuskan untuk memilih bayi tabung sebagai jalan keluarnya. Namun, bayi tabung sendiri keberhasilannya juga tergantung pada berbagai faktor.

“Kenapa kamu tidak adopsi?”

Pastinya, mereka yang belum bisa hamil tahu dengan pasti adopsi merupakan salah satu jalan untuk cepat memiliki buah hati. Namun, bisa jadi karena pasangan tidak setuju atau kondisi keuangan sedang tidak memungkinkan. Mengadosi seorang anak tidak semudah yang dibayangkan, banyak sekali hal-hal yang diperlukan. Nah, maka dari itu dibandingkan mengatakan “kenapa kamu tidak adopsi?” lebih baik mengatakan “apakah kamu tertarik untuk mengadosi anak?”

 “Bukankah ini waktunya untuk menyerah?”

Banyak sekali program bayi tabung yang tidak berhasil pada waktu pertama percobaan. Namun, mengatakan “bukankah ini waktunya untuk menyerah?” akan membuat mereka yang masih ingin terus berusaha mencoba, merasa pesimis dengan apa yang sedang dilakukan. Dibandingkan dengan mengatakan hal tersebut, lebih baik untuk memberikan dukungan yang terbaik untuk mereka. Dan dukunglah mereka dengan apapun keputusan yang diambilnya, lalu katakana “apa yang kamu lakukan selanjutnya?”

Sensitif sekali memang membicarakan masalah kehamilan dengan mereka yang mengalami masalah infertilitas. Selalu dukunglah dengan pilihan-pilihan kata yang tepat ya, B’timers. (ya)

Share This Article