Aktivitas yang dapat Melupakan Trauma Kekerasan Seksual | Breaktime
3 Terapi Ini Bantu Korban Kekerasan Seksual untuk Move
03.07.2015

Menghilangkan trauma pada orang yang pernah mengalami kekerasan seksual adalah perkara yang tak mudah. Kendati demikian, trauma tersebut masih bisa ditangani dengan berbagai macam terapi. Nah, terapi seperti apa saja sih yang bisa bantu korban kekerasan seksual untuk move on?

Berkuda

Berkuda bantu melatih kepercayaan
Berkuda bantu melatih kepercayaan

Terapi berkuda atau Equine, telah terbukti secara klinis memberikan manfaat signifikan dalam mengatasi masalah depresi, kecemasan, dan mengurangi gejala lainnya. Hal ini diungkapkan Helena Botros, selaku konselor di Phoenix House, Bundaberg, Australia, yang telah berpengalaman selama 12 tahun menangani korban pelecehan seksual, baik kalangan dewasa maupun anak-anak.

Baca Juga: Harus Lakukan Ini Jika Anda Jadi Korban Bullying

Berkuda dapat membantu korban kekerasan seksual untuk kembali mempercayai orang lain sekaligus mengajarkan para korban tentang bagaimana cara membangun hubungan yang asertif tanpa menjadi agresif yang dilakukan dengan membangun kedekatan emosional dengan kudanya.

Menggambar

Pada kasus anak-anak, kekerasan seksual tidak selalu menimbulkan dampak langsung. Oleh karena itu, psikiatri anak, dr. Tjhin Wiguna, Sp.A, merekomendasikan beberapa jenis terapi yang salah satunya adalah menggambar.

Menggambar akan membantu anak untuk mengeskpresikan perasaannya secara bertahap. Selain itu juga bisa dilakukan terapi kognitof lain yang berguna untuk mematangkan emosi dengan anak agar ia selalu mampu mengekspresikan perasaannya meski tak selalu lewat kata-kata.

EMDR

Menurut dosen psikologi Universitas Indonesia, Dra. Mayke S. Tedjasaputra, Msi, Eye Movement Desensitization and Reprocessing (EMDR) bisa dilakukan pada korban kekerasan seksual. Ini merupakan psikoterapi yang dirancang untuk menghilangkan stres yang berkaitan dengan pengalaman atau ingatan traumatik.

Umumnya, terapi EMDR ini dilakukan pada anak-anak. Dampingan orang tua ketika anak menjalani terapi ini juga sangat dibutuhkan  mengingat mereka sangat membutuhkan dukungan.

Nah, adakah orang-orang di sekitar B’timers yang tengah mengalami masalah trauma dengan kekerasan seksual dan susah untuk move on dari masa lalu yang berat tersebut? Anda bisa merekomendasikan salah satu dari tiga jenis terapi di atas, ya!

Share This Article