Yuk, Kenali Tanda-tanda Awal Autisme Pada Bayi! | Breaktime
Yuk, Kenali Tanda-tanda Awal Autisme Pada Bayi!
15.12.2015

Semua pasti ingin mendapatkan buah hati yang sempurna baik secara fisik maupun mental. Tapi, sayangnya tidak semua seberuntung itu. Beberapa ibu melahirkan anak yang dianugerahi kelebihan spesial.

Tahukah Anda, bahwa sebanyak 1 dari 60 bayi di Amerika diidentifikasi menderita autisme? Dan bayi berjenis kelamin laki-laki lebih rentan dibanding bayi perempuan.

Tapi, jangan cemas dulu ketika buah hati mengalami gangguan seperti autisme, karena dengan penanganan yang tepat mereka juga bisa berkembang seperti anak lainnya, kok.

Mengenal autisme lebih dekat

Autisme merupakan gangguan pada saraf otak. Gangguan juga sering dihubungkan dengan gangguan kemampuan intelektual, kesulitan mengkoordinasikan gerakan, serta gangguan kesehatan fisik. Namun pada beberapa penderita, justru memiliki kemampuan lebih dalam bidang khusus, seperti matematika, kesenian, dan musik.

Sebenarnya tanda awal autisme bisa dilihat sejak anak berusia 1 hingga 3 tahun. Dan peranan keluarga di sini sangat penting untuk mengetahui apakah diperlukan tindakan lebih lanjut bagi si bayi. Yang patut diwaspadai adalah ketika bayi Anda mengalami gangguan dalam berkomunikasi seperti berbicara, dan mendengar, gangguan dalam kemampuan dasar seperti berjalan atau bermain, tidak peduli pada orang dan lingkungan di sekitar, dan memiliki tingkat emosi yang sering berubah-ubah. Karena beberapa poin tersebut merupakan tanda awal bayi yang mengalami autisme.

Yuk, Kenali Tanda-tanda Awal Autisme Pada Bayi! | Breaktime
Gangguan berbicara bisa jadi merupakan tanda awal autisme pada bayi

Deteksi dini autisme

Mengingat autisme merupakan gangguan pada saraf otak, kita bisa melihat gejalanya jika jeli memperhatikan tingkah buah hati sehari-hari. Tanda yang tampak di setiap anak bisa berbeda dari anak lainnya.

  • Lakukan monitoring setiap saat

Gejala autisme pada anak bisa berbeda dengan anak lainnya. Jadi selalu arahkan mata pada setiap gerak gerik buah hati Anda. Pastikan tidak ada hal ganjil, seperti tidak segera dapat berbicara, atau merespon. Jika terjadi hal demikian pun, jangan langsung men-judge itu sebagai autisme.

  • Ambil tindakan jika Anda ragu

Apabila mendapati anak Anda mengalami gangguan perkembangan seperti menolak mengikuti kata-kata yang diucapkan, atau tidak cepat bisa berjalan, sekalipun itu belum tentu merupakan indikasi gejala autisme, Anda bisa segera konsultasikan pada dokter.

  • Jangan mengunggu lebih lama

Banyak orang tua yang memutuskan untuk menunggu, ketika tahu anaknya terlambat dalam berkomunikasi. Mereka percaya bahwa kemampuan masing-masing anak berbeda. Memang demikian, namun lebih baik jika Anda segera menjadwalkan kunjungan ke dokter.

  • Percayai insting Anda

Jika dokter Anda mengabaikan tanda-tanda tersebut, Anda bisa mencari opsi lain, seperti berkonsultasi dengan ahli khusus anak. Karena dokter terbaikpun kadang tidak segera mengambil tindakan meskipun sudah mengetahui hasilnya.

B’timers, sebagai orang tua, Anda lah orang pertama yang dengan mudah dapat mengawasi tumbuh kembang buah hati tersayang. Jadi, disarankan untuk memperhatikan kebiasaan mereka sehari-hari dengan lebih jeli. Tapi sekali lagi, jangan langsung panik ya, segera konsultasikan hal tersebut dengan dokter untuk memastikannya. (no)

Share This Article