Wow, Ungkap Fakta Menarik Seputar Jam Biologis Tubuh! | Breaktime
Wow, Ungkap Fakta Menarik Seputar Jam Biologis Tubuh!
15.10.2015

B’timers pasti punya berbagai aktivitas yang padat setiap hari. Tentu Anda pernah merasa lelah dan mengantuk meski di siang hari. Terkadang, itu bukan hanya karena kurangnya asupan, tetapi juga disebabkan jam biologis tubuh. Ya, jam biologis tubuh juga sangat berpengaruh terhadap mood, kesadaran mental, rasa lapar dan fungsi jantung.

Nah, untuk mengetahui ritme sirkadian tubuh, berikut sistem kerja tubuh berdasarkan jam biologis:

02:00    Tidur yang paling nyenyak
04:30    Suhu tubuh menurun hingga suhu terendah
06:45    Tekanan darah naik paling drastis
07:30    Sekresi melatonin berhenti
08:30    Waktu paling umum untuk buang air besar
09:00    Sekresi testosteron paling tinggi
10:00    Saat tubuh dan pikiran paling sadar dan terjaga
14:30    Waktu koordinasi tubuh yang paling baik
15:30    Waktu tubuh paling cepat bereaksi
17:00    Efisiensi kardiovaskular dan kekuatan otot yang paling besar
18:30    Tekanan darah paling tinggi
19:00    Suhu tubuh paling tinggi
21:00    Sekresi melatonin dimulai
22:30    Waktu paling jarang untuk buang air besar

Wow, Ungkap Fakta Menarik Seputar Jam Biologis Tubuh! | Breaktime
Tidur sangat erat kaitannya dengan jam biologis tubuh

Nah, jam biologislah yang mengatur ritme sirkadian tersebut. Jam biologis atau jam internal merupakan sekelompok molekul yang berinteraksi di dalam sel-sel tubuh. Sebuah “jam master” di dalam otak bekerja mengoordinasi jam biologis tubuh agar seluruhnya tersinkronisasi.

Jam biologis juga memiliki pengaruh yang sangat besar terhadap emosi kita. Orang dengan mood disorder seperti depresi, bipolar dan seasonal affective disorder (SAD) memiliki ritme sirkadian yang berubah-ubah. Selain itu, jam biologis juga sangat dipengaruhi waktu tidur.

Tidur yang terganggu, baik tidur terlalu lama atau kurang tidur, adalah salah satu dari faktor utama penyebab depresi dan mood disorder. Selain itu, kurang tidur juga bisa memicu gangguan kognitif yang biasanya terjadi pada lansia, serta bisa meningkatkan resiko dementia.

Nah, ternyata jam biologis tubuh juga erat kaitannya dengan waktu tidur, bukan? Maka dari itu, sebaiknya tidurlah yang cukup agar seluruh sistem dan fungsi tubuh dapat terjaga dengan baik.

Share This Article