Virus Zika Sudah Mulai Dideteksi Di Indonesia! | Breaktime
Watch Out, Virus Zika Sudah Mulai Dideteksi Di Indonesia!
02.12.2015

Sejak bulan April 2015 lalu, Brasil digemparkan dengan penyakit baru, demam zika yang mengakibatkan mikro-ensefalitis alias radang otak. Dan baru-baru virus Zika dilaporkan berada di Indonesia.

Dr. Herawati Sudoyo Ph.D, selaku Direktur Eikjman Institute, virus ini memang pertama kali ditemukan oleh lembaganya yang memiliki platform atau metode deteksi berbagai jenis virus. Meski begitu, ia tak dapat memastikan darimanakah virus tersebut berasal. Yang jelas, virus ini ditemukan saat wabah demam dengue di Provinsi Jambi pada bulan Desember 2014 hingga April 2015.

Virus Zika termasuk dalam famili virus yang menyebar melalui nyamuk Aedes dan mengakibatkan demam berdarah, demam kuning, serta chikungunya Tim peneliti WHO juga berusaha mempelajari virus Zika pada jaringan dan sample darah bayi dengan mikro-ensefalitis di Ceara, timur laut Brasil.

Di Brasil sendiri sudah 739 kasus demam Zika dan dua orang dewasa yang meninggal dunia. Sampai saat ini, demam Zika telah menyebar cepat ke hampir 18 negara bagian. Seseorang yang terkena virus Zika akan mengalami gejala demam layaknya terkena virus dengue.

Virus Zika Sudah Mulai Dideteksi Di Indonesia! | Breaktime
Segera kunjungi dokter jika tubuh demam beberapa hari

Kemunculan penyakit ini pada awalnya memang tidak mengkhawatirkan, karena hanya muncul ruam pada kulit yang sekilas tak berbahaya dan demam selama beberapa hari. Namun, minimnya penanganan medis dan ketitikpekaan masyarakat akan membuat penyakit ini terus berkembang dan melemahkan sistem imunitas tubuh secara massive.

Oleh karena itu, Kementerian Brasil meminta wanita hamil untuk lebih berhati-hati dalam menjaga kesehatannya. Bahkan, ia pun menghimbau kepada wanita lainnya untuk sementara waktu menunda kehamilan agar virus Zika tidak menyerang janin dan mengakibatkan cacat.

Sebab, Departemen Kesehatan Brasil mensinyalir adanya keterkaitan yang tinggi antara penyebaran virus Zika dengan kelahiran bayi cacat. Wah, mengerikan sekali ya, B’timers! Lalu adakah solusi pencegahannya?

Dr. Herawati menganjurkan masyarakat untuk selalu menjaga kebersihan lingkungan agar terhindar dari gigitan nyamuk serta menjaga kesehatan tubuh secara umum. Bila memang B’timers merasakan tubuh mulai meriang atau demam selama beberapa hari, segeralah pergi ke rumah sakit.

Biasanya, dokter akan melakukan uji darah. Bila hasil uji darah Anda negatif dari serangan virus dengue, bertanyalah pada dokter adakah kemungkinan virus lain yang tengah menginfeksi tubuh. Dengan begitu, dapat diambil langkah cepat untuk menghambat serangan virus Zika pada tubuh. (vsc)

Share This Article