Waspadai Efek Samping Obat Pereda Nyeri Haid | Breaktime
Waspadai Efek Samping Obat Pereda Nyeri Haid
24.01.2016

Saat menstruasi atau haid, beberapa wanita mengalami kram atau nyeri haid pada perutnya. Kebanyakan dari mereka, memilih obat pereda nyeri haid untuk keluar dari masalah yang mengganggu tersebut. Namun, tahukah Anda efek samping obat pereda nyeri haid? Ini jawabannya!

Umumnya, obat pereda nyeri seperti aspirin, acetaminophen ataupun ibuprofen dijual secara bebas, sehingga sejumlah orang menyimpannya untuk berjaga-jaga ketika nyeri haid datang. Karena dijual secara bebas, bukan berarti Anda bisa mengonsumsinya sesuka hati, ya, B’timers! Berikut efek sampingnya.

Waspadai Efek Samping Obat Pereda Nyeri Haid | Breaktime
Obat pereda nyeri haid, memiliki bermacam efek samping berbahaya

Kerusakan hati

Obat seperti Acetaminophen, telah digunakan selama bertahun-tahun dan sangat aman. Namun, penggunaan lebih dari 4.000 miligram atau delapan pil 500 miligram dalam sehari dapat menyebabkan keracunan dan kerusakan hati. Selain itu, pada mereka yang mengonsumsi alkohol dan memiliki risiko penyakit hati, penggunaan dengan dosis rendah pun dapat berbahaya.

Kerusakan pada lapisan perut

Ibuprofen dan naproxen memang tak menyebabkan kerusakan pada hati, tapi kemungkinan gastritis dan kerusakan pada lapisan perut dapat terjadi. Ketika mengonsumsi ibuprofen atau naproxen, sebaiknya hindari aspirin agar resiko tak semakin besar.

Mengganggu fungsi ginjal

Gangguan fungsi ginjal pada pengguna ibuprofen atau naproxen memang jarang terjadi. Namun, pada mereka yang memiliki faktor risiko seperti diabetes dan tekanan darah tinggi, risiko terjadinya gangguan fungsi ginjal bahkan gagal ginjal sangatlah besar.

Pengenceran dan tekanan darah

Bagi kebanyakan orang, efek pengencer darah yang dimiliki ibuprofen, naproxen dan aspirin, mungkin bukanlah masalah. Tapi, bagi pasien yang mengonsumsi obat-obatan pengencer darah, obat pereda nyeri haid dapat menyebabkan risiko pendarahan. Selain itu, obat-obatan ini juga terbukti dapat meningkatkan tekanan darah.

Waspadai Efek Samping Obat Pereda Nyeri Haid | Breaktime
Lakukan kompres hangat untuk meredakan nyeri haid

Efek samping obat pereda nyeri haid ini, sebenarnya dapat Anda minimalisir dengan menghindari mengonsumsi obat-obatan tersebut saat haid. Anda bisa melakukan beberapa hal lain untuk mencegah ataupun meredakan nyeri haid.

Misalnya saja, berhenti merokok dan olahraga secara teratur untuk mencegah nyeri, melakukan kompres hangat, mandi dengan air hangat, serta pijatan ringan. Selain itu, Anda juga bisa memanfaatkan TENS (Transcutaneous Electronic Nerve Stimulation) yang efektif untuk meredakan nyeri haid dengan cara mudah dan minim efek samping.

Setelah mengetahui efek samping obat pereda nyeri haid yang berbahaya bagi tubuh ini, masihkah Anda yakin untuk mengonsumsi dan menjadikan obat-obatan sebagai solusi nyeri yang dirasakan, B’timers? (dfr)

Share This Article