Waspada Sindrom Cinderella Sejak Dini | Breaktime
Waspada Sindrom Cinderella Sejak Dini dengan Cara Ini
01.02.2016

Sindrom Cinderella atau yang juga dikenal dengan  Cinderella complex adalah penyakit psikologi yang biasa menimpa para dewasa muda, terutama para wanita. Penyakit ini membuat para wanita mengalami ketakutan atau rasa tidak percaya diri untuk menjadi mandiri. Akibatnya, ia selalu bergantung pada orang lain, terutama pria yang bisa mengayomi dan menjadi prince charming baginya.

Sekilas tentang Cinderella syndrome

Istilah sindrom Cinderella ini diambil sesuai dengan kisah memilukan yang dialami tokoh fiktif Cinderella. Cinderella kecil hidup sangat bahagia dengan kedua orang tuanya. Namun hidupnya berubah setelah remaja. Ibunya meninggal dunia dan ayahnya memilih menikah lagi dengan wanita lain.

Waspada Sindrom Cinderella Sejak Dini | Breaktime
Sindrom ini membuat wanita selalu bergantung

Hidup Cinderella menjadi sangat tidak bahagia setelah tinggal bersama ibu dan dua saudara tirinya. Kepahitan hidup kian terasa mereka membenci Cinderella dan berbuat sewenang-wenang terhadapnya, apalagi setelah ayahnya meninggal. Akibatnya, ia merindukan sosok laki-laki yang bisa melindungi dan menyayangi dirinya seperti ayahnya.

Dalam ilmu psikologi, sindrom ini dibagi menjadi beberapa kelas seperti sindrom umur 20, sindrom umur 21, sindrom umur 22 dan seterusnya sesuai sepanjang wanita tersebut memiliki hayalan tentang pria idamannya.

Penyebab dan cara mengatasi Cinderella Syndrome

Salah satu penyebab Cinderella syndrome menjangkit wanita dewasa muda adalah kesalahan yang dilakukan orang tua saat mengasuh. Pola asuh yang keliru seperti terlalu melindungi anak dan membiarkan sikap manja anak yang berlebihan bisa membangkitkan Cinderella syndrome muncul saat anak beranjak dewasa.

Waspada Sindrom Cinderella Sejak Dini | Breaktime
Salah pola asuh pada anak bisa menyebabkan sindrom Cinderella

Seorang anak yang tidak diajari untuk mandiri dalam berpikir, memilih dan mengambil keputusan oleh orang tua sejak dini juga berisiko terjangkit gejala ini. Karena itu, alangkah lebih baiknya jika Anda mengajarkan dan mendidik anak untuk tidak selalu bergantung serta siap berdiri dan berjalan di atas kakinya sendiri.

Lantas, bagaimana jika Cinderella syndrome sudah terlanjur terjadi? Ingat, tidak ada masalah yang tidak bisa diatasi. Satu hal paling penting untuk mengusir penyakit psikologis ini dari diri adalah dengan tekat yang kuat untuk berubah. Namun, akan jauh lebih baik jika didukung dengan kondisi lingkungan yang bisa membangkitkan kemandirian. Tidak ada salahnya juga jika Anda melakukan terapi atau konsultasi dengan ahli penyakit psikologis.

Dengan membaca artikel ini, semoga Anda lebih tanggap dan aware terhadap metode mengasuh dan mendidik anak sejak dini. Nah, jika Anda merasa artikel ini bermanfaat, share pada keluarga, teman atau siapapun yang sedang dan akan memiliki anak untuk dibesarkan agar terhindar dari sindrom Cinderella yang merugikan. (nap) 

Share This Article