Waspada, Ini Efek Iklan Snack Terhadap Anak-Anak | Breaktime
Waspada Orangtua, Ini Efek Iklan Snack Terhadap Anak-Anak
04.11.2015

Snack memang menjadi favorit anak-anak. Mulai dari permen yang berwarna-warni, berbagai macam cokelat, hingga biskuit dengan aneka rasa, anak kecil pasti sangat menyukainya. Inilah yang membuat perusahaan makanan terus menciptakan inovasi iklan snack, terutama bagi anak-anak. Padahal, tak semua snack yang diiklankan adalah snack yang sehat, B’timers.

Kebanyakan iklan TV mempromosikan snack untuk anak-anak

Sekitar 40% dari iklan makanan yang ada di televisi dan ditonton oleh anak-anak merupakan iklan snack. Bahkan, kini iklan snack makin meningkat termasuk di media sosial dan aplikasi ponsel, demikian pernyataan dari para peneliti di University of Connecticut’s Rudd Center for Food Policy and Obesity. Sederet perusahaan raksasa pembuat makanan memang tak tanggung-tanggung dalam mempromosikan snack-nya.

Apalagi, kebanyakan anak kecil, anak sekolah dan remaja lebih suka snack dengan rasa yang manis dan gurih. Padahal, snack seperti ini yang seringkali tergolong tidak sehat. Banyak mengandung kalori, sodium, lemak dan gula, aneka snack ini juga banyak dijual di sekolah-sekolah. Inilah yang juga membuat pengawasan orangtua terhadap konsumsi snack anak cukup sulit.

Waspada, Ini Efek Iklan Snack Terhadap Anak-Anak | Breaktime
Anak-anak makin menyukai snack setelah melihat iklannya di televisi

Pengaruh besar iklan snack di TV terhadap anak-anak

Iklan TV memang berikan efek yang sangat besar terhadap penontonnya. Dalam hal ini, iklan snack yang ada di TV bisa sangat mempengaruhi anak-anak, khususnya mereka yang berada di usia preschool. Ini disebabkan di usianya itu, pikiran anak-anak tersebut masih amat sangat mudah dipengaruhi dan dibentuk. Jadi, iklan tak hanya membuat anak-anak sampai merengek meminta orangtua membelikan snack, namun juga mencipakan ikatan emosional pada pikiran anak-anak.

Oleh karena itu, sudah menjadi tugas para orangtua untuk lebih hati-hati dan selektif dalam melakukan pengawasan terhadap anak-anak, terutama saat melihat iklan snack yang ada di TV. Sebab, seringkali tak disadari iklan TV “mengajak” untuk mengonsumsi snack yang sehat maupun yang sebenarnya tidak sehat, terutama bagi anak-anak.

Ini sekaligus menjadi langkah pencegahan agar anak terhindar dari resiko berbagai macam gangguan kesehatan di kemudian hari, misalnya seperti obesitas dan sakit diabetes. Nah, sebagai orangtua yang sayang kepada anak, tidakkah B’timers ingin menjaga kesehatan sang buah hati? (md)

Share This Article