Berita tentang kesehatan terbaru dan terkini | Breaktime
Waspada Beras Plastik yang Merugikan Kantong dan Kesehatan!
20.05.2015

Bagi penduduk Asia, beras adalah bahan makanan pokok yang menjadi kebutuhan pangan sehari-hari. Meski selain beras ada juga sagu, jagung dan kentang yang juga sering dimanfaatkan untuk makanan pokok, nasi tetap menjadi pilihan utama, termasuk di Indonesia, B’timers. Namun akhir-akhir ini, marak beredar berita tentang pemalsuan beras alias beras plastik atau beras sintetis!

Dilansir sebuah portal berita Malaysia, beras sintetis yang berasal dari plastik belakangan banyak dijual di Cina, terutama di provinsi Taiyuan dan Shaanxi. Tentu beras sintetis semacam ini sangat berbahaya untuk kesehatan jika dikonsumsi. Dan rupanya, di Indonesia sendiri beras plastik juga mulai “ngetren”. Seorang wanita mengunggah foto beras palsu lewat akun Instagram-nya @dewinuriza.

Dari unggahan tersebut, kita bisa melihat beras palsu yang telah dibelinya. Beras sintetis tersebut jika dimasak akan lumer dan tidak bisa menjadi butir-butir nasi, melainkan teksturnya lebih seperti bubur. Jika dilihat sekilas masih dalam bentuk beras, cukup sulit dibedakan antara beras asli dengan beras sintetis. Namun, ada ciri-ciri yang menunjukkan bahwa beras itu asli atau plastik.

Beras plastik terlihat lebih “mulus dan ramping”, dan saat dimasak akan hancur dan berair, demikian disebutkan pemilik akun Instagram @dewinuriza tersebut. Lebih lanjut ia juga mengatakan bahwa beras itu didapatnya dari membeli di pedagang langganannya dengan harga lebih murah daripada beras di pasaran.

 

Waspada Beras Plastik yang Merugikan Kantong dan Kesehatan!

Rasanya sulit membayangkan ya, kalau kita sampai benar-benar memakan plastik. Hanya digunakan sebagai pembungkus atau kemasan makanan saja, kandungan  phthalates yang terdapat dalam plastik bisa juga menyebabkan kontaminasi pada tubuh manusia dan memicu berbagai masalah kesehatan dan penyakit seperti ketidaksuburan pada pria, kanker, kelahiran prematur dan juga asma.

Betapa ngeri bukan, kalau kontaminasinya saja sudah memberikan efek samping yang sangat membahayakan kesehatan? Maka sebisa mungkin hindari beras sintetis yang berbahaya. Jika baru diketahui setelah dimasak, jangan sampai mengonsumsinya dan segera laporkan penjual kepada pihak yang berwenang, B’timers.

Hati-hati, beras sintetis hampir tak terlihat bedanya dengan beras asli
Hati-hati, beras sintetis hampir tak terlihat bedanya dengan beras asli

Share This Article