Wah, Ini Kebiasaan yang Sebabkan Polusi di Rumah | Breaktime
Wah, Ini Kebiasaan yang Sebabkan Polusi di Rumah
24.03.2016

Kita seringkali tak sadar bahwa apa yang kita lakukan merupakan salah satu kegiatan penyebab polusi. Untuk itu, kurangi kebiasaan sederhana berikut dan ganti dengan kebiasaan baik yang lebih ramah lingkungan. Apa saja ya?

Sabun cair

Tahukah Anda bahwa proses produksi sabun cair memerlukan lima kali lebih banyak energi dibanding sabun batangan? Tak hanya itu, pembuatan kemasan sabun cair pun membutuhkan energi 20 kali lebih banyak dibanding kemasan sabun batangan. Ini artinya, kadar karbon juga akan semakin meninggi.

Untuk itu, sebaiknya gunakan sabun batangan ketika mandi. Bukan hanya untuk menurunkan produksi, penggunaan sabun batangan juga jauh lebih hemat dibandingkan sabun cair. Ganti sabun cair dengan sabun batangan yuk, B’timers!

Wah, Ini Kebiasaan yang Sebabkan Polusi di Rumah | Breaktime
Ganti sabun cair dengan sabun batangan

Alat elektronik

Dalam setiap rumah, rata-rata terdapat 24 perangkat elektronik yang terus menerus mengisap energi saat digunakan ataupun tidak, seperti TV, komputer, laptop, lampu, ataupun kabel charger. Dalam setahun, penggunaan listrik mengonsumsi sekitar $ 20 miliar. Angka yang fantastis bukan?

Penggunaan daya yang tak terasa ini bisa dimulai dari kebiasaan kecil tiap harinya, seperti mematikan lampu ketika tak digunakan, mencabut kabel charger dari stop kontak ketika tak mengisi daya ponsel, dan mengatur penggunaan energi listrik seperlunya.

Menggunakan pencuci piring dan pengering pakaian

Kedua mesin yang biasa digunakan sehari-hari ini, menghasilkan panas dan kelembapan selama aktif bekerja. Jika di rumah Anda menggunakan AC, AC pun akan bekerja lebih keras ketika mesin pencuci piring atau pengering pakaian sedang bekerja.

Agar dapat menghemat energi, Anda dapat meninggalkan penggunaan pengering pakaian ketika hari sedang panas, begitu pula dengan mesin pencuci piring. Jika memungkinkan, cuci piring dengan tangan dibanding dengan mesin pencuci piring. Penggunaan AC juga bisa Anda minimalisir untuk menghemat energi.

Wah, Ini Kebiasaan yang Sebabkan Polusi di Rumah | Breaktime
Kurangi penggunaan alat makan sekali pakai

Menggunakan alat makan sekali pakai

B’timers, Anda tentu sering membeli minuman kemasan di stand-stand modern yang kini menjamur. Umumnya, minuman tersebut, baik kopi, teh, atau jus, dikemas dalam cup plastik sekali pakai yang langsung dibuang setelah selesai. Sadarkah Anda bahwa hal ini menyebabkan peningkatan limbah plastik?

Untuk itu, sebaiknya gunakan alat makan yang dapat digunakan berulang kali ataupun kemasan plastik daur ulang. Jika memungkinkan, bawa tumbler favorit Anda dari rumah untuk membeli aneka minuman di luaran.

Penggunaan Aluminium Foil

Jika beberapa wadah atau kemasan bekas dapat didaur ulang, tidak dengan aluminium foil. Bahkan untuk menguraikannya secara natural, dibutuhkan waktu berabad-abad yang tentu saja sangat lama.

Untuk itu, dibandingkan aluminium foil, manfaatkan kertas roti yang banyak dijual di toko-toko bahan roti untuk memudahkan kegiatan memasak, membungkus sandwich, ataupun menyimpan makanan di kulkas. Kertas roti lebih mudah terurai dan dapat didaur ulang menjadi benda lainnya.

Anda tak menyangka bukan, bahwa kegiatan sederhana yang sering Anda lakukan memiliki dampak buruk bagi lingkungan? Untuk itu, coba ganti kebiasaan Anda menjadi lebih ramah lingkungan mulai sekarang ya, B’timers. (dfr)

Share This Article