Benarkah Perokok Pasif Alami Menopause Dini? | Breaktime
Wah, Benarkah Perokok Pasif Terancam Alami Menopause Dini?
16.01.2016

B’timers pasti paham betul apa yang dimaksud dengan perokok pasif, bukan? Ya, perokok pasif adalah mereka yang tidak merokok namun tetap menghirup asap rokok karena perokok di sekitarnya. Sayangnya, perokok pasif ini ternyata memiliki dampak yang jauh lebih berbahaya daripada perokok aktif.

Wanita yang tidak merokok namun terbiasa hidup di lingkungan perokok memiliki potensi untuk mengalami menopause dini. Menopause adalah berhentinya masa kesuburan pada wanita yang ditandai dengan berhentinya siklus menstruasi dan penurunan hormon.

Benarkah Perokok Pasif Alami Menopause Dini? | Breaktime
Ketidaksuburan pada wanita perokok pasif naik hingga 18 persen

Sebuah penelitian terbaru yang diterbitkan di Tobacco Control menemukan bahwa tingkat ketidaksuburan atau infertilitas pada wanita perokok pasif naik hingga 18 persen. Studi pertama tentang bahaya tembakau terhadap wanita bukan perokok ini meneliti lebih dari 90 ribu wanita dengan segmen usia 50-79 tahun.

Para wanita tersebut ditanya apakah mereka pernah merokok, pada usia berapa mereka merokok, berapa tahun mereka merokok dan berapa banyak rokok yang mereka miliki setiap hari. Sedangkan wanita yang tidak pernah merokok diminta untuk memberikan rincian tentang apakah mereka pernah tinggal bersama seorang perokok atau terpapar asap tembakau di tempat kerja.

Dari penelitian tersebut, mereka menemukan bahwa wanita perokok pasif yang hidup dengan perokok di masa kecil selama setidaknya 10 tahun, bekerja dengan perokok selama minimal 10 tahun, atau hidup dengan pasangan yang telah merokok selama lebih dari 20 tahun, memiliki risiko infertilitas lebih besar dari 18 persen.

Dibandingkan wanita yang tidak merokok, studi tersebut menemukan bahwa wanita perokok atau mantan perokok 14 persen lebih mungkin mengalami masalah infertilitas dan seperempat lebih mungkin mengalami menopause dini, sebelum usia 50 tahun.

Benarkah Perokok Pasif Alami Menopause Dini? | Breaktime
Wanita perokok mengalami menopause 22 bulan lebih cepat

Penenemuan lainnya adalah wanita yang merokok sebelum usia 15 tahun mengalami menopause rata-rata 22 bulan lebih cepat daripada yang tidak merokok. Wanita yang merokok minimal 25 batang rokok sehari memiliki menopause 18 bulan lebih cepat dari pada bukan perokok.

Mereka juga menemukan bahwa mereka yang terkena asap rokok mengalami menopause 2 tahun lebih cepat sebelum berusia 50 tahun. Peneliti mengemukakan ada banyak faktor lain yang berpengaruh terhadap menopause, seperti indeks massa tubuh (BMI), latihan fisik, paparan insektisida, penggunaan kontrasepsi oral dan usia di mana wanita mengalami menstruasi pertama kali.

Ternyata dampak asap tembakau terhadap wanita bukan perokok juga sangat buruk kan, B’timers? Inilah kenapa kita selalu menyerukan bahwa wanita memang perlu dilindungi. (nap)

Share This Article