Tips Mengurangi Polusi Plastik pada Lingkungan | Breaktime
Tips Mengurangi Polusi Plastik pada Lingkungan
20.07.2016

Meski sudah membiasakan diri untuk tertib buang sampah, namun kadang masih saja ada yang lalai dan membuang sampah sembarangan, bahkan termasuk kita sendiri. Dan salah satu jenis sampah yang paling sering kita jumpai adalah sampah plastik. Bahkan, kadang sampah plastik membuat lingkungan terkena polusi yang akhirnya dapat juga merugikan kesehatan, bukan? Nah, untuk mengurangi polusi akibat sampah plastik, berikut tipsnya, B’timers.

Hindari plastik sekali pakai

Sembilan puluh persen plastik bisa digunakan hanya sekali, seperti tas kresek dari minimarket, pembungkus plastik hingga sedotan. Kurangi ketergantungan Anda pada plastik-plastik jenis ini dan pakai kantong Anda sendiri.

Berhenti beli air minum kemasan

Setiap tahun ada 20 milyar botol plastik yang dibuang ke tempat sampah. Bawalah botol plastik wadah minuman milik Anda sendiri untuk mengurangi konsumsi air mineral dalam kemasan.

Tips Mengurangi Polusi Plastik pada Lingkungan | Breaktime
Sampah plastik harus dibuang dengan benar

Lebih sering masak sendiri

Tak hanya lebih sehat, memasak sendiri juga bisa mengurangi pengunaan wadah plastik, khususnya untuk wadah makanan. Jika Anda ingin membeli makanan untuk dibungkus, bawa sendiri wadah makanan Anda.

Membeli barang secondhand

Yang lebih kita kenal dengan istilah barang second, bisa jadi pilihan untuk mengurangi buang sampah plastik. Sebab Anda takkan harus membuka kemasan atau pembungkus plastik untuk memakai barang baru Anda.

Dengan tips-tips sederhana tadi, Anda bisa nih, mengurangi penggunaan plastik yang bisa menjadi salah satu sebab meningkatnya polusi alam. Karena itulah, perhatikan betul tujuan dan cara Anda dalam menggunakan plastik, serta yang terutama, buanglah sampah pada tempatnya. Jika B’timers menerapkan ini, maka alam sekitar akan tetap bersih terjaga.

Kalau alam ini bersih dan terhindar dari polusi, bukankah kita juga yang untung? Itu sebabnya, lebih hati-hati dalam menggunakan plastik dan mengelola sampah plastik B’timers, ya. (md)

Share This Article