Tips Aman Berolahraga Saat Hamil, Seperti Apa? | Breaktime
Tips Aman Berolahraga Saat Hamil, Seperti Apa?
20.04.2016

Kehamilan merupakan masa-masa penting bagi tumbuh kembang janin yang akan mempengaruhi kesehatannya setelah lahir. Oleh karena itu, para ibu harus berhati-hati dalam melakukan tiap aktivitas. Berolahraga saat hamil boleh saja kok, asal B’timers memahami caranya dengan benar. Yuk, intip tips berikut!

Konsultasikan dengan dokter

Sebelum memulai latihan fisik atau olahraga, Anda sebaiknya terlebih dahulu mengonsultasikannya dengan dokter. Karena, dalam beberapa kondisi berolahraga dapat memberikan pengaruh buruk pada kehamilan . Tanyakan pula olahraga apa saja yang sebaiknya Anda lakukan dan tidak membawa pengaruh buruk terhadap perkembangan janin.

Tips Aman Berolahraga Saat Hamil, Seperti Apa? | Breaktime
Penuhi kebutuhan kalori

Konsumsi lebih banyak kalori

Karena olahraga yang Anda lakukan akan membakar kalori, maka sebaiknya B’timers mengonsumsi lebih banyak kalori agar kondisi tubuh tetap terjaga. Jika tak yakin dengan porsi makan tiap hari, Anda bisa mengonsultasikan terlebih dahulu pada dokter.

Hindari olahraga berbahaya

Menunggang kuda, ski, dan sepeda gunung sebaiknya tak dilakukan selama masa kehamilan. Selain sangat berbahaya karena Anda kesulitan menjaga keseimbangan, ligamen dan sendi juga dalam kondisi melonggar saat hamil, akibatnya Anda sangat rentan keseleo dan cedera karena jatuh.

Tips Aman Berolahraga Saat Hamil, Seperti Apa? | Breaktime
Minum air untuk menghidrasi tubuh

Cukupi kebutuhan cairan

Pastikan Anda tak mengalami dehidrasi saat berolahraga. Dehidrasi dpat meningkatkan suhu tubuh dan menyebabkan kontraksi yang dapat berbahaya bagi janin. Untuk itu, minum air sebelum, selama, dan setelah berolahraga untuk memastikan kebutuhan cairan tercukupi dengan baik.

Kenakan pakaian yang tepat

Saat berolahraga pastikan Anda mengenakan pakaian longgar agar tubuh bisa bebas bernapas. Kenakan pula bra yang tepat agar dapat menyangga payudara dengan baik. Selain itu, karena pembengkakan ringan pada kaki, sebaiknya B’timers membeli sepasang sepatu baru saat hamil.

Awali dengan pemanasan

Baik saat hamil maupun tidak, pemanasan harus dilakukan sebelum memulai olahraga. Pemanasan dapat membantu Anda mempersiapkan otot dan sendi, serta mempercepat detak jantung secara perlahan. Melewatkan pemanasan, hanya akan menyebabkan ketegangan otot dan ligamen.

Tips Aman Berolahraga Saat Hamil, Seperti Apa? | Breaktime
Sudahi sesi olahraga sebelum tubuh lelah

Tidak berlebihan

B’timers, saat hamil, pastikan Anda menyudahi sesi latihan sebelum tubuh lelah. Jika Anda merasa sudah cukup panas dan melakukan peregangan, sebaiknya sudahi latihan. Membiarkan tubuh lelah dan suhu badan terlalu panas, dapat membahayakan kesehatan janin dalam kandungan Anda.

Lakukan pendinginan

Setelah berolahraga, lakukan pendinginan khusus kehamilan selama lima sampai 10 menit. Aktivitas ini akan membantu Anda menormalkan kembali detak jantung, serta mencegah terjadinya sakit otot akibat berolahraga.

Nah, jika ingin mendapatkan hasil yang terbaik dari berolahraga, Anda bisa membiasakannya dan melakukannya secara rutin tiap hari. Selamat berolahraga! (dfr)

Share This Article